Minggu, 21 Jun 2026

Internasional

AS Resmi Tutup Misi Diplomatiknya untuk Palestina di Yerusalem

Selasa, 05 Mar 2019 11:54
Dok: Reuters
Misi AS untuk Palestina di Yerusalem.

YERUSALEM – Amerika Serikat (AS) menutup konsulatnya di Yerusalem yang selama ini berfungsi sebagai penghubung diplomatiknya dengan Palestina. Misi AS untuk Palestina yang semula dijalankan oleh konsulat tersebut akan digabungkan ke dalam kedutaan baru AS di kota suci tiga agama itu.

Penutupan misi AS tersebut dilihat oleh Palestina sebagai langkah terbaru dari Washington terhadap mereka. Sebelumnya, pada Desember 2017, warga Palestina telah melakukan boikot terhadap AS menyusul pengakuan Pemerintahan Presiden Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Jika sebelumnya konsulat di Yerusalem melaporkan semua hal yang berkaitan dengan Palestina langsung ke Washington, dengan penggabungan ini staf konsulat akan ditempatkan di "Unit Urusan Palestina" di kedutaan dan berada di bawah Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman.

Negosiator senior Palestina, Saeb Erekat di Twitter mengatakan bahwa penutupan misi AS tersebut merupakan "langkah terakhir yang mengakhiri" upaya perdamaian.

Konsul Jenderal AS di Yerusalem, Karen Sasahara mengatakan, Washington masih berupaya untuk mencapai perdamaian antara Palestina dan Israel,sementara Departemen Luar Negeri AS menjelaskan bahwa penutupan konsulat dan misi AS untuk Palestina itu hanyalah langkah yang diambil dengan pertimbangan efisiensi.

"Pekerjaan kami dan tim kami akan terus bekerja untuk mencapai perdamaian di negeri ini," kata Sasahara di YouTube sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (5/3/2019).

Sejak perundingan damai antara Israel dan Palestina gagal pada 2014, Washington telah mengatakan akan mengajukan rencana perdamaian baru bagi kedua belah pihak. Rencana perdamaian itu dijadwalkan akan diumumkan setelah pemilihan umum Israel yang akan digelar pada April.

Menyusul penutupan konsulat tersebut, bangunan yang terletak di Jalan Agron, Yerusalem itu akan dialihfungsikan menjadi kediaman resmi duta besar AS untuk Israel.

Konsulat AS di Yerusalem telah ada sejak 175 tahun yang lalu, ketika kota itu - suci bagi orang Yahudi, Kristen, dan Muslim - berada di bawah kekuasaan Ottoman.


Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 13:06

    7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

    JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:05

    PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat

    JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:01

    Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure

    JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:55

    Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter

    JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:52

    Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal

    JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.