Sabtu, 02 Mei 2026

Internasional

Bakteri Tinja Ditemukan Dalam Es Batu KFC

Selasa, 26 Apr 2016 13:40
BBC

LONDON - Seorang peneliti yang tengah menyamar di sebuah restoran KFC, menemukan bakteri yang berasal dari tinja dalam es batu yang disajikan.

Penemuan itu diungkap oleh program BBC Rip Off Britain, yang menyelidiki kebersihan makanan di cabang-cabang restoran ternama yang melayani pesan antar dan kedai-kedai kopi.

Seorang ilmuwan yang meneliti hasil penemuan itu mengatakan kepada program BBC, bahwa keberadaan bakteri itu meningkatkan risiko sakit bagi orang-orang yang mengkonsumsi es batu tersebut.

Pihak restoran cepat saji KFC mengatakan sangat kecewa dan sudah melakukan penyelidikan.

Dr Margarita Gomez Escalada, yang mempelajari sampel bakteri di Universitas Beckett Leeds, mengatakan kepada program Rip Off Britain: "Kami menemukan bakteri itu dalam tingkat yang cupu tinggi dalam es batu."

"Keberadaan bakteri faecal coliform menunjukkan bahwa ada kontaminasi feses baik dari air yang dipakai untuk membuat es itu, atau berasal dari es itu sendiri, sehingga meningkatkan risiko sakit apabila mengkonsumsi es ini."

Tingkat 'tidak berbahaya'

Para peneliti yang menyamar itu mengunjungi cabang kedai kopi Costa di Loughborough, restoran Chicken Cottage di Hampstead, Café Nero di Bath, dan restoran Wimpy di Basildon, serta KFC di Martineau Place di Birmingham.

Program Rip Off Britain mengatakan para penelitinya meminta segelas air dari keran dicampur es, karena hal ini dapat menjadi indikator tangan bagus tidaknya standar di restoran atau warung kopi itu.

Sebagian besar sampel yang diambil memunculkan bakteri di tingkat rendah dan tidak berbahaya saat diuji, kata Rip Off Britain.

Program televisi itu mengatakan bahwa KFC yang tengah dalam penyelidikan, ditutup sementara.

Dalam sebuah pernyataan, KFC mengatakan pihaknya melakukan "program pelatihan kembali untuk semua anggota tim tentang prosedur-prosedur kebersihan."

Jaringan restoran itu juga menambahkan bahwa pihaknya perlu mengambil tindakan sangat serius demi "keamanan dan kebersihan makanan."(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.