Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Bendungan Oroville Terancam Jebol, Ratusan Ribu Warga Terpaksa Mengungsi

Internasional

Bendungan Oroville Terancam Jebol, Ratusan Ribu Warga Terpaksa Mengungsi

Sumber : Okezone.com
Kamis, 16 Feb 2017 09:57
Reuters
Jalur air darurat bendungan Oroville yang rusak berat menyebabkan air meluap.
CALIFORNIA-Warga Butte County dan daerah di sekitar bendungan Oroville, California, Amerika Serikat (AS) pekan ini dikejutkan dengan perintah evakuasi yang datang tiba-tiba. Perintah evakuasi itu diumumkan setelah bendungan tertinggi di AS tersebut terancam jebol akibat rusaknya jalur air utama dan cadangan yang menyebabkan air meluap.

hujan deras dan salju yang melanda California pada musim dingin ini telah menyebabkan bendungan Oroville penuh sampai hampir kehabisan daya tampungnya. Curah air itu memaksa Departemen Sumber Daya Air (DRW) California membuka pintu air untuk melepaskan air dari dalam bendungan.

Namun, kemudian diketahui bahwa jalur air utama bendungan mengalami kerusakan yang memaksa jalur air darurat yang belum pernah digunakan selama hampir 50 tahun dibuka. Sayangnya, jalur air darurat itu ternyata mengalami erosi parah yang dapat mengakibatkan air turun tanpa terkendali dan berpotensi menimbulkan banjir bandang.

Pihak berwenang segera memerintahkan evakuasi warga dari wilayah-wilayah yang berisiko diterjang air jika bendungan jebol. Sedangkan para insinyur berusaha menurunkan ketinggian air dan memperbaiki kerusakan bendungan sebelum badai datang menerjang wilayah itu.

Sepanjang sejarahnya, AS telah mengalami sejumlah kerusakan bendungan yang tidak jarang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Jebolnya bendungan South Fork di Johnstown pada 1889 misalnya, menyebabkan hilangnya 2.209 nyawa manusia, sementara meledaknya bendungan St. Francis pada 1928 misalnya, merenggut sedikitnya 600 korban.

Dalam enam dekade terakhir, tercatat ada setidaknya tujuh insiden yang terjadi akibat kerusakan bendungan, dengan peristiwa terakhir terjadi di bendungan Ka Loko di Kauai, Hawaii yang menewaskan sedikitnya tujuh orang. Sedangkan musibah terburuk terjadi pada Juli 1977 saat bendungan di Johnstown, Pennsylvania kembali jebol, membunuh 86 warga dan mengakibatikan kerusakan parah di wilayah sekitarnya. (Okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor