Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Bendungan Oroville Terancam Jebol, Ratusan Ribu Warga Terpaksa Mengungsi

Internasional

Bendungan Oroville Terancam Jebol, Ratusan Ribu Warga Terpaksa Mengungsi

Sumber : Okezone.com
Kamis, 16 Feb 2017 09:57
Reuters
Jalur air darurat bendungan Oroville yang rusak berat menyebabkan air meluap.
CALIFORNIA-Warga Butte County dan daerah di sekitar bendungan Oroville, California, Amerika Serikat (AS) pekan ini dikejutkan dengan perintah evakuasi yang datang tiba-tiba. Perintah evakuasi itu diumumkan setelah bendungan tertinggi di AS tersebut terancam jebol akibat rusaknya jalur air utama dan cadangan yang menyebabkan air meluap.

hujan deras dan salju yang melanda California pada musim dingin ini telah menyebabkan bendungan Oroville penuh sampai hampir kehabisan daya tampungnya. Curah air itu memaksa Departemen Sumber Daya Air (DRW) California membuka pintu air untuk melepaskan air dari dalam bendungan.

Namun, kemudian diketahui bahwa jalur air utama bendungan mengalami kerusakan yang memaksa jalur air darurat yang belum pernah digunakan selama hampir 50 tahun dibuka. Sayangnya, jalur air darurat itu ternyata mengalami erosi parah yang dapat mengakibatkan air turun tanpa terkendali dan berpotensi menimbulkan banjir bandang.

Pihak berwenang segera memerintahkan evakuasi warga dari wilayah-wilayah yang berisiko diterjang air jika bendungan jebol. Sedangkan para insinyur berusaha menurunkan ketinggian air dan memperbaiki kerusakan bendungan sebelum badai datang menerjang wilayah itu.

Sepanjang sejarahnya, AS telah mengalami sejumlah kerusakan bendungan yang tidak jarang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Jebolnya bendungan South Fork di Johnstown pada 1889 misalnya, menyebabkan hilangnya 2.209 nyawa manusia, sementara meledaknya bendungan St. Francis pada 1928 misalnya, merenggut sedikitnya 600 korban.

Dalam enam dekade terakhir, tercatat ada setidaknya tujuh insiden yang terjadi akibat kerusakan bendungan, dengan peristiwa terakhir terjadi di bendungan Ka Loko di Kauai, Hawaii yang menewaskan sedikitnya tujuh orang. Sedangkan musibah terburuk terjadi pada Juli 1977 saat bendungan di Johnstown, Pennsylvania kembali jebol, membunuh 86 warga dan mengakibatikan kerusakan parah di wilayah sekitarnya. (Okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.