Kamis, 02 Jul 2026

Internasional

Bocorkan Rahasia ke China, 2 Eks Mata-mata Prancis Ditangkap

Sabtu, 26 Mei 2018 15:17
Ilustrasi
Paris - Dua mantan mata-mata Prancis ditangkap setelah dituduh menyerahkan informasi rahasia ke China. Keduanya dianggap telah melakukan pengkhianatan negara.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (26/5/2018), kedua mantan mata-mata Prancis yang terungkap menjadi agen ganda itu sebenarnya telah didakwa dan ditahan sejak Desember 2017. Penangkapan keduanya baru diungkap otoritas Prancis pada Jumat (25/5) waktu setempat.

Penangkapan dua mantan mata-mata Prancis ini dikonfirmasikan oleh pernyataan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly.

"Dua agen Prancis dalam dinas kami dan mungkin salah satu pasangan dari agen-agen ini dituduh melakukan pelanggaran serius yang kemungkinan besar dinyatakan sebagai aksi pengkhianatan, dugaan menyerahkan informasi ke kekuatan asing," tutur Parly kepada televisi CNews.

Dalam pernyataan terpisah dari Rusia, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut kasus ini sebagai konspirasi yang 'luar biasa serius'. Macron juga menyatakan sistem kehakiman Prancis akan menyelidiki dan mengadili para tersangka dalam kasus ini.

Seorang sumber keamanan Prancis menuturkan kepada AFP bahwa dua agen yang ditangkap tadinya bertugas di Direktorat Umum Keamanan Eksternal (DGSE). Kedua agen itu dicurigai bekerja untuk China. Pernyataan sumber ini mengonfirmasi laporan sejumlah media Prancis.

Salah satu agen itu ditugaskan di Prancis sebelum ditangkap. Aksi keduanya dibongkar oleh agen-agen kontraintelijen domestik Prancis.

Kedua mantan mata-mata Prancis itu telah pensiun saat ini. Namun Parly menyebut, keduanya masih cukup aktif saat aksi membocorkan informasi rahasia ke negara lain ini berlangsung. Para penyidik Prancis disebut masih mencari tahu berapa lama aksi keduanya berlangsung. Lebih lanjut, Parly menolak menjelaskan soal informasi yang dibocorkan ke asing. Tidak disebut juga apakah kedua mantan agen intelijen itu bekerja bersama-sama.

Kementerian Luar Negeri China mengaku tidak menyadari adanya penangkapan itu, saat dimintai tanggapan.

Diketahui bahwa sejak lama China dicurigai melakukan spionase komersial demi merampas properti intelektual berharga, namun operasi intelijen China diduga meluas hingga ke ambisi melebarkan sayap ke negara lain.

"Mereka (China-red) berusaha mempelajari seperti apa kekuatan negara lain mempraktikkan politik, diplomasi, dan sebagainya, tentu saja sambil melanjutkan perburuan informasi ekonomi," sebut mantan Kepala Intelijen dan Keamanan DGSE, Alain Chouet.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 11:25

    Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu Lintas Pulau dari Riau ke NTB

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan lintas pulau dari Riau menuju Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua or

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:23

    Razia BNNP Sumut di Patumbak Berujung Penyerangan, 25 Pengunjung Positif Narkoba

    Razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Utara di sebuah tempat hiburan di Jalan Talun Kenas, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, berujung ricuh setelah diduga ter

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:20

    Terungkap! Kupu-kupu Langka hingga Gading Gajah Diselundupkan dengan Modus Jemaah Umrah

    Polda Jawa Timur mengungkap tiga kasus besar penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan satwa dan komoditas bernilai tinggi. Mulai dari ribuan kupu-kupu langka, puluhan poto

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:17

    Tak Lagi Ala Militer, Intip Konsep Baru Pembekalan Peserta SPPI

    Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), menjadi latihan pembekalan bel

  • Kamis, 02 Jul 2026 11:15

    Rekrutmen Anggota Dewan Harus Dibenahi, Saatnya Indonesia Memiliki UU Etika Penyelenggara Pemerintahan

    JAKARTA-Wafatnya dokter Icha di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, setelah diduga mengalami tekanan, ancaman, dan intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD, dinilai bukan sekadar k

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor