- Home
- Internasional
- China Adakan Parade Rayakan Kemenangan atas Jepang
China Adakan Parade Rayakan Kemenangan atas Jepang
Kamis, 03 Sep 2015 11:26
Presiden Xi Jinping membuka parade tersebut dengan memberikan pidato penghormatan. "Kepada rakyat China yang pantang mundur dan berhasil mengalahkan agresi militer Jepang," kata Jinping, seperti diberitakan BBC, Kamis (3/9/2015).
Pihak dari partai komunis telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk merencanakan parade ini, dan dengan tujuan merayakan 70 tahun kemerdekaan mereka. Tapi bagi pihak luar, parade ini terlihat seperti China ingin menunjukkan bahwa mereka dapat menyaingi dominasi militer Amerika Serikat (AS) di perairan Asia.
Parade ini bisa dikatakan dilakukan pada masa kritis Presiden Xi Jinping. Sebab, adanya krisis domestik China, seperti jatuhnya pasar saham di sana, devaluasi mata uang, sehingga memunculkan spekulasi perkembangan ekonomi di China mulai melambat. Tidak luput juga kasus-kasus insiden pabrik kima yang meledak, dan yang terparah ledakan di gudang Pelabuhan Tianjing.
Presiden Xi Jinping pada pidatonya juga menyampaikan bahwa dia akan mengurangi personel militer menjadi 300.000 orang walaupun belum ditentukan kapan pastinya. Namun, China akan meningkatkan angkatan laut dan udaranya, sehingga tidak dibutuhkan banyak personel di daratan dengan tujuan memperlihatkan kapabilitas militernya kepada dunia.
Mengingat kembali Jepang melancarkan invasi besar-besaran ke China pada 1937, dan menurut pihak Beijing pertempuran antara China dengan Jepang menghabiskan waktu delapan tahun, dan 14 juta nyawa di China menjadi korban karena perang tersebut.
China menyatakan bahwa mereka sering menjadi "sekutu yang terlupakan" terhadap perannya dalam membantu mengalahkan Jepang.
Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Korea Selatan Park Geun–hye, dan Sekjen PBB Ban Ki-moon termasuk orang-orang penting yang menghadiri parade tersebut. Namun banyak pimpinan negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, Australia dan Jepang tidak menghadiri acara itu.
KPK Periksa Istri Muda Bupati Kuansing Pasc OTT, Telusuri Dugaan Aliran Dana Suap
PEKANBARU â€" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Suci Nitia Edward atau SC di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026), setelah yang bersangkutan diamankan dalam rangkaian
KP2MI Pastikan Pemulangan PMI Asal Jabar dari Libya, Dugaan TPPO Diusut
Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani P
Perkuat Pengawasan Tata Kelola Komoditas Timah, Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Amankan Lokasi Penimbunan Balok Timah
Kepulauan Bangka Belitung â€" Dalam rangka melaksanakan arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pengamanan komoditas sumber daya alam strategis nasional serta memperkuat pengawasan tata kelola sek
Kapolri: Polri Selamatkan Uang Negara Rp 756 M dari Kasus Migas di 2026
Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya turut berupaya mewujudkan swasembada energi. Jenderal Listyo mengatakan sepanjang tahun 2026 ini, Polri berhasil mengungkap 464 kasu
Melihat Harmoni Peragaan Kolone Senapan '80 Tahun Polri' di Hari Bhayangkara
Jakarta - Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menampilkan kolone senapan yang membentuk tulisan '80 Tahun Polri'. Peragaan kolone senapan menjadi salah satu atraksi anggota Polri dalam