Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Delapan Orang Tewas dalam Serangan Teroris di Ibu Kota Burkina Faso

Delapan Orang Tewas dalam Serangan Teroris di Ibu Kota Burkina Faso

Sabtu, 03 Mar 2018 11:11

OUAGADOUGOU - Serangan terkoordinasi ke Kedutaan Besar Prancis dan markas militer di Ibu Kota Burkina Faso, Ouagadougou menewaskan delapan orang dan melukai puluhan lainnya.Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok teoris yang terkait dengan Al Qaeda atau ISIS.

Sampai saat ini belum ada pihak yang mengklaim berada di balik serangan terbaru di ibu kota negara Afrika Barat itu.

Serangan ini adalah aksi teroris ketiga yang terjadi di Ougadugou dalam dua tahun terakhir. Kelompok militan yang berafiliasi dengan Al Qaeda menyatakan bertanggungjawab atas dua serangan sebelumnya.

"Semuanya menunjukkan bahwa serangan ini dilakukan oleh kelompok teroris," kata Menlu Prancis, Jean-Yves Le Drian kepada stasiun televisi LCI.

"Prancis bertekad untuk terus-menerus melawan kelompok-kelompok teroris yang ingin mengacaukan wilayah Afrika Barat dan yang merupakan bahaya serius bagi keamanan dan kepentingan kita," lanjutnya sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (3/3/2018).

Stasiun televisi Burkina Faso melaporkan, kelompok pria bersenjata menewaskan lima tentara dan melukai 64 lainnya di markas militer. Sementara dua anggota polisi bersenjata gendarme terbunuh saat berusaha melindungi Kedutaan Prancis. Presiden Burkina Faso, Roch Kabore kemudian menyampaikan bahwa jumlah korban telah bertambah menjadi delapan orang melalui cuitan di Twitter.

Kepolisian Burkina Faso mengatakan bahwa delapan pelaku penyerangan tewas dalam insiden ini. Empat di Kedutaan Prancis dan empat lainnya di markas militer.

Menyusul serangan di dua lokasi di pusat kota itu, penjagaan di kantor perdana menteri. Saksi mata melaporkan telah mendengar suara tembakan di lokasi tersebut.

Burkina Faso merupakan bekas koloni Prancis di Afrika Barat yang masih memiliki hubungan erat terutama dalam bidang keamanan dan perdagangan dengan negara yang dulu menjajahnya. Prancis memiliki sekira 4.500 tentara di Burkina Faso sebagai bagian dari program kontra terorisme terhadap militan di Mali sejak 2013.

Pada Agustus 2017, kelompok militan yang berafiliasi dengan Al Qaeda Islam Magribi (AQIM) menyerang sebuah restoran di Ouagadougou dan menewaskan 18 orang. Kelompok yang sama juga bertanggungjawab atas serangan di sebuah restoran lain yang menyebabkan 30 orang tewas pada Januari 2016.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.