Minggu, 03 Mei 2026

Internasional

Di Prancis, Ibu Hamil Dibayar Rp4,5 Juta Jika Berhenti Merokok

Senin, 09 Mei 2016 10:58
istock
Ibu hamil di Prancis akan dibayar Rp4,5 juta jika berhenti merokok.

PARIS – Menteri Kesehatan Prancis Marisol Touraine mengungkap, negara-negara di Eropa tercatat sebagai negara dengan jumlah ibu hamil perokok terbanyak di dunia. Setelah pernyataan tersebut, sebuah studi pun diluncurkan untuk menguji apakah uang bisa membujuk ibu hamil perokok aktif berhenti atau menjauh dari kandungan berbahaya dalam rokok, yang jelas berdampak buruk bagi kesehatan janinnya.

Bagi ibu hamil yang mampu berkomitmen untuk berhenti merokok selama masa hamil, pihak rumah sakit berjanji akan membayar mereka dengan voucher senilai 20 euro atau sekira Rp303 ribu. Apabila setelah melahirkan, mereka masih menjalani komitmen tersebut, maka insentif yang bisa dibawa pulang akan lebih besar lagi, yakni mencapai 300 euro atau Rp4,5 juta. Demikian yang diwartakan Independent, Senin (9/5/2016).

Penelitian ini dilakukan oleh suatu rumah sakit umum di Paris, bekerja sama dengan Institut Kanker Nasional. Target penelitian ini adalah perempuan di atas 18 tahun yang sedang dalam kondisi mengandung minimal empat bulan dan memiliki kebiasaan merokok lebih dari lima batang rokok pabrikan atau tiga lintingan tembakau per harinya.

Penggunaan rokok, rokok elektronik, atau produk tembakau lainnya, dilarang, dan peserta harus mengikuti sejumlah tes untuk memastikan bahwa mereka mematuhi ketentuan-ketentuan tersebut.

Pada 2015, Kementerian Kesehatan mencatat satu dari lima perempuan di Negeri Mode tetap merokok selama masa kehamilan mereka. Perbandingan ini sangat mengerikan, karena bagaimanapun zat nikotin yang terkandung dalam sebatang rokok dapat mengurangi suplai oksigen ke janin. Hal ini terang meningkatkan risiko bayi lahir dalam keadaan letal atau meninggal, prematur atau memiliki bobot badan yang lebih rendah, serta jenis kecacatan lainnya.

Untuk itu, diharapkan pemberian insentif ini dapat secara signifikan mengurangi jumlah perempuan yang merokok saat hamil.(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.