Senin, 04 Mei 2026

Dikira Meninggal, Pria di China Bangun di Rumah Duka

Senin, 05 Mar 2018 15:05

SHIYAN – Para petugas pemulasaran jenazah di sebuah rumah duka di Shiyan, Provinsi Hubei, China, dikejutkan oleh jenazah seorang pria yang tiba-tiba bangun. Pria itu ternyata belum meninggal dan dikirim ke rumah duka oleh keluarganya karena dikira sudah tutup usia.

Pria yang hanya diketahui bermarga Huang itu menderita kanker perut menahun. Sebelum insiden itu, ia belum lama dipulangkan dari rumah sakit demi menghabiskan hari-hari terakhir di rumahnya bersama keluarga. Sebab, dokter mengaku sudah tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkannya.

Keluarga sudah menghabiskan banyak uang perawatan untuk menyembuhkan kanker perut yang diderita Huang sejak November 2017. Pada Senin 26 Februari pagi, sang istri masuk ke kamar untuk membangunkan suaminya. Akan tetapi, Huang sama sekali tidak bergerak dan tidak bernafas.

Sang istri mengira Huang sudah meninggal dunia dalam tidurnya. Ia kemudian memanggil layanan pemakaman jenazah untuk dibawa ke rumah duka.

"Suamiku meninggal dunia saat tidur," ujar sang istri, mengutip dari South China Morning Post, Minggu (4/3/2018).

Ternyata, Huang bangun ketika sedang didandani oleh petugas pemulasaran jenazah beberapa jam kemudian. Para petugas menyadari ada yang salah ketika melihat mulut dan jari-jari tangan pria itu bergerak sedikit.

Setelah mengetahui nadinya masih berdenyut, para petugas langsung mencari pertolongan. Ketika tim medis datang, Huang sudah menghembuskan nafas terakhir. Ia secara resmi dinyatakan meninggal dunia.

Layanan pemakaman itu lantas menelefon pihak keluarga untuk menceritakan apa yang terjadi. Layanan itu akhirnya digratiskan setelah mereka mendengar penuturan keluarga mengenai kesulitan keuangan yang dihadapi.

"Ini adalah kasus ketiga yang saya alami. Ketika kerabat melihat seseorang sudah tidak bernafas dan tubuhnya kaku serta dingin, sangat mudah menyimpulkan orang itu sudah meninggal. Tetapi, seharusnya dilakukan pemeriksaan medis untuk memastikan detak jantung, tekanan darah, dan denyut nadinya," ujar pemilik layanan pemulasaran jenazah tersebut.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.