Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Dubes Australia Yakin Senator yang Salahkan Muslim Tak Terpilih Lagi

Internasional

Dubes Australia Yakin Senator yang Salahkan Muslim Tak Terpilih Lagi

Selasa, 19 Mar 2019 15:18
Detik.com
JAKARTA - Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan, ikut mengecam pernyataan Senator Australia, Fraser Anning yang menyalahkan Muslim saat teror di New Zealand. Dia yakin Anning tidak terpilih lagi di negaranya.

"Saat masyarakat Australia dan dunia sedang berkabung, ada seorang senator dari Australia, mungkin bapak ibu sudah mengenal namanya, Fraser Anning, seorang senator memberikan pernyataan yang sangat tidak bisa diterima oleh masyarakat dan parlemen Australia, oleh pimpinan agama manapun di Australia," kata Quinlan.

Hal itu disampaikan Quinlan saat menyambangi Kantor Pusat MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019). Pernyataan Quinlan disampaikan dalam Bahasa Inggris dan diterjemahkan oleh Ketua DPP MUI Muhyidin Junaidi.

Quinlan mengatakan bahwa pernyataan Anning tidak hanya dikecam di luar negeri melainkan juga di Australia sendiri. Dia yakin Anning tidak akan terpilih lagi saat pemilihan legislatif di negeri kanguru tersebut.

"Tanggal 2 April 2019 ini akan ada Pileg dan pemilihan senator di Australia dan pasti orang seperti beliau tidak akan diterima dan dipilih oleh bangsa dan rakyat Australia," ucapnya.

Dia menjelaskan latar belakang politik Anning. Quinlan menyebut Anning bagian dari kelompok right wing yang menolak keberadaan imigran di Australia.

"Senator Fraser Anning itu adalah pengganti dari senator yang mengundurkan diri karena suatu hal dan lainnya," ungkap Quinlan.

Terkait teror di New Zealand, Quinlan kembali menyampaikan belasungkawa kepada para korban. Pelaku teror, Brenton Tarrant, adalah warga negara Australia.

"Atas nama pribadi dan pemerintah Australia, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat sedih, bukan hanya yang sedih adalah umat Islam di New Zealand, terutama di Christchurch, di mana lokasi pembunuhan itu terjadi, juga kepada semua umat Islam di dunia," ucapnya.



Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.