Senin, 04 Mei 2026

Internasional

FBI Rilis Laporan Penyelidikan Kasus Surel Hillary

Sabtu, 03 Sep 2016 12:01
Reuters
Hillary Clinton.

WASHINGTON – Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (AS), FBI telah memublikasikan dokumen-dokumen terkait investigasi penggunaan server surel pribadi oleh calon presiden AS Hillary Clinton selama menjabat sebagai menteri luar negeri. infoRmasi yang sebelumnya telah diberikan kepada senat AS bulan lalu itu dibuka untuk publik di bawah Undang-undang Kebebasan Informasi pada Jumat, 2 September.

"Hari ini FBI merilis ringkasan dari wawancara mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dengan FBI pada 2 Juli 2016 terkait tuduhan bahwa informasi rahasia disimpan secara tidak benar atau dikirimkan pada server surel pribadi selama masa jabatannya. Kami juga memublikasikan ringkasan faktual penyelidikan FBI mengenai masalah ini," demikian pernyataan dari FBI sebagaimana dilansir dari Russia Today, Minggu (3/9/2016).

"Laporan ini menceritakan informasi yang dikumpulkan dalam penyelidikan ini. (Laporan) ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung potensi inkonsistensi atau validitas informasi terkait," sambung pernyataan tersebut.

Ada dua dokumen yang dirilis FBI terkait penyelidikan ini, yang pertama adalah ringkasan penyelidikan setebal 47 halaman yang diminta oleh Inspektur Jenderal Komunitas Intelijen AS. Sedangkan yang kedua adalah dokumen setebal 11 halaman berisi ringkasan wawancara dengan Hillary yang dimulai pada Juli lalu.

FBI telah menetapkan 81 rangkaian surel Hillary mengandung informasi rahasia saat dikirim antara 2009 sampai 2013, dan 68 surel lainnya masih tetap dirahasiakan. Namun, penyelidik tidak menemukan bukti yang mengonfirmasi bahwa akun surel Hillary atau peranti mobile milik mantan ibu negara itu telah berkompromi melalui jaringan siber.

Laporan tersebut mencantumkan adanya keterbatasan penyelidikan yang membuat FBI tidak dapat menentukan apakah informasi yang dimiliki Hillary telah bocor atau tidak. Hal ini disebabkan kurangnya komponen komputer dan peranti milik Hillary yang diperoleh penyelidik. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.