- Home
- Internasional
- Filipina Lepas Tangan Jika WNI Tersandera Abu Sayyaf Dieksekusi
Internasional
Filipina Lepas Tangan Jika WNI Tersandera Abu Sayyaf Dieksekusi
Jumat, 08 Apr 2016 12:31
MANILA – Hari ini, Jumat (8/4/2016) merupakan deadline permintaan tebusan ASG atau kelompok militan Abu Sayyaf, terkait penyanderaan 15 warga asing, di mana 10 di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang beberapa waktu lalu kapal tongkang mereka bermuatan batu bara dibajak.
Di sisi lain, militer Filipina melalui juru bicaranya, Jenderal Restituto Padilla merilis identitas ke-15 warga asing yang disandera Abu Sayyaf. Mereka adalah Ewold Hurn (Belanda), Rolando del Torchio (Italia), John Ridsdel dan Robert Hall (Kanada), serta Kjartan Sekkingstad (Norwegia).
Sementara 10 WNI yang juga masih disandera adalah Peter Tonsen Barahama, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Suriah Syah, Surianto, Wawan Saputra, Bayu Octavianto, Reynaldi dan Wendi Raknadian.
Total permintaan tebusan Abu Sayyaf untuk 15 sandera tersebut dikatakna mencapai tiga miliar peso. Jika tidak dituruti, Abu Sayyaf mengancam akan mengeksekusi para sandera. Pun begitu, ancaman tersebut tak membuat takut militer Filipina.
Kesiapan TNI sempat mencuat untuk melancarkan operasi pembebasan sandera yang ditawan Abu Sayyaf. Namun niat tersebut terhalang konstitusi Filipina. Padahal ancaman eksekusi itu kian nyata dan justru, Filipina takkan bertanggung jawab jika para sandera itu sudah lebih dulu dieksekusi.
"Apapun yang terjadi pada para sandera, itu tanggung jawab mereka (Abu Sayyaf) dan kami akan menuntut pertanggung jawaban mereka," tutur Kepala Humas Militer Filipina, Kolonel Noel Detoyato, diwartakan Interaksyon, Jumat (8/4/2016).
"Percayakan pada tentara kami yang tengah beroperasi. Takkan ada penghentian dalam operasi ini. itu perintah terakhir Kepala Staf Jenderal (Hernando) Iriberri," tambahnya. (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener