- Home
- Internasional
- Gempa Jepang Hancurkan Benteng Berusia 400 Tahun
Internasional
Gempa Jepang Hancurkan Benteng Berusia 400 Tahun
Minggu, 17 Apr 2016 10:59
KUMAMOTO – Dua gempa dahsyat yang mengguncang Pulau Kyushu, Jepang pada Kamis 14 April dan Sabtu 16 April menghancurkan sejumlah tembok di Benteng Kumamoto, Prefektur Kumamoto. Padahal, benteng itu mampu bertahan dari pengeboman serta kebakaran selama 400 tahun.
Benteng pertahanan yang dibangun pada 1607 itu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan di Pulau Kyushu. Benteng yang dibangun oleh veteran perang Jepang, Kiyomasa Kato, itu juga menjadi salah satu ikon bagi Pulau Kyushu.
Seperti diwartakan Channel News Asia, Minggu (17/4/2016), sejumlah gambar yang ditayangkan televisi Negeri Sakura menunjukkan sebagian besar dinding batu yang mengelilingi benteng runtuh menjadi tumpukan debu. Sejumlah besar batu di benteng masih asli dari abad ke-17 meski pernah mengalami rekonstruksi pada 1960.
Benteng Kumamoto masih berdiri tegap meski diguncang gempa. Beton-beton hasil rekonstruksi pada 1960 itu memang sengaja dibuat tahan gempa. Namun, bagian dinding batu luar sudah terlebih dahulu runtuh akibat gempa berkekuatan 6,4 skala Richter (SR) pada Kamis 14 April.
Benteng itu pernah menjadi saksi bisu pemberontakan Satsuma pada 1877. Saat itu, benteng terkepung tembakan artileri dari tentara samurai pemberontak. Sebagian struktur benteng kemudian dibakar selama konflik terjadi. Namun, dinding benteng tetap tegak berdiri.
Sadar benteng tersebut menjadi daya tarik utama pariwisata, pihak pengelola langsung menutup kawasan itu setelah diguncang gempa. "Tolong tidak mendekat ke dinding batu setelah guncangan gempa," tulis pengelola benteng dalam akun Facebook mereka.
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener