Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • HISTORIPEDIA: Kekejaman Vampir Pertama dalam Sejarah, Elizabeth Bathory Terungkap

Internasional

HISTORIPEDIA: Kekejaman Vampir Pertama dalam Sejarah, Elizabeth Bathory Terungkap

Senin, 26 Des 2016 09:28
Wikimedia
Elizabeth Bathory.
KEKEJAMAN Bangsawan Hungaria Elizabeth Bathory terungkap pada 26 Desember 1609 (beberapa referensi menyebut 1610) saat Count Gyorgy Thunzo mengunjungi Kastil Csejthe di Hungaria untuk melakukan penyelidikan atas perintah Raja Matthias. Di sana Count Gyorgy mengungkap sesi penyiksaan yang dilakukan Bathory terhadap gadis-gadis muda.

Bathory memang telah dikenal di wilayah itu karena perbuatan keji dan pembunuhan yang dilakukannya kepada para pelayan dan petani. Namun, dia memegang gelar bangsawan dan memiliki kerabat berpangkat tinggi yang membuatnya tidak tersentuh oleh pengadilan rakyat.

Tokoh yang sering disebut-sebut sebagai vampir pertama dalam sejarah itu lahir di Transylvania pada 1560 dalam keluarga terpandang yang beranggotakan raja-raja, kardinal, ksatria dan hakim. Meski banyak orang-orang hebat, ternyata dalam keluarga Bathory juga terdapat beberapa orang sinting dan sakit.

Salah satu paman Bathory diketahui terlibat dalam kepercayaan satanisme sementara bibinya mengajarkan Bathory mengenai sadomasokisme. Setelah menikah dengan Count Nadady pada usia 15 tahun, Bathory tinggal di Kastil Csejthe. Untuk menyenangkan istrinya, sang suami membuat sebuah ruangan penyiksaan sesuai dengan keinginan Bathory.

Metode penyiksaan Bathory sangat kejam. Dia menusukkan jarum atau paku ke bawah kuku para gadis pelayannya, mengikat mereka dan melumurinya dengan madu sehingga lebah dan semut tertarik dan menyerang. Walau suaminya ikut berpartisipasi dalam beberapa penyiksaan, dia juga berperan menahan kekejaman Bathory. Saat Count Nadady meninggal pada 1600-an, perbuatan Bathory semakin menjadi.

Dengan bantuan mantan perawatnya Ilona Joo dan penyihir Dorotta Szentes, dia mulai melakukan penculikan gadis-gadis petani untuk disiksa dan dibunuh. Seringkali dia memakan potongan daging korban-korbannya, bahkan seorang gadis dipaksa untuk memasak dan memakan potongan dagingnya sendiri. Bathory percaya darah perempuan bisa membuatnya terlihat muda dan cantik.

Karena keluarganya merupakan kepala daerah setempat, kejahatan tidak pernah dihiraukan sampain akhirnya pada 1610 Raja Matthias ikut turun tangan. Alasan campur tangan sang raja adalah perbuatan Bathory yang mulai mencari korban dari kalangan putri bangsawan.

Bathory dan komplotannya akhirnya diadiliatas 80 tuduhan pembunuhan pada Januari 1611. Mereka divonis bersalah atas semua tuduhan tersebut, tetapi hanya Bathory yang terhindar dari hukuman mati. Dia dihukum kurungan di sebuah ruangan kasti yang hanya memiliki celah untuk keluar masuk udara dan kiriman makanan dan minuman. Bathory menjalani hukuman tersebut selama tiga tahun hingga akhirnya ditemukan tewas pada Agustus 1614. (okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 16:51

    3 Kepala Daerah Jual Beli Jabatan Setahun Terakhir, Terbaru Bupati Kuansing

    Kasus dugaan jual beli jabatan kembali terjadi. Terbaru menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby. Kini, dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KP

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:48

    Desa Segati dan Bagan Limau Menerima Penghargaan Desa Bebas Api 2025-2026

    PELALAWAN â€" Desa Segati dan Desa Bagan Limau menerima Penghargaan Program Desa Bebas Api (DBA) 2025â€"2026 dari Asian Agri atas keberhasilannya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan l

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:43

    Festival Bakar Tongkang Rohil, Tradisi Mendunia yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

    BAGANSIAPIAPI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bagansiapiapi menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dengan turut serta mensponsori kegiatan Festival Bakar Tongkang 2026. D

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:29

    Satres Narkoba Polres Inhil Ringkus Tersangka Narkoba di Kemuning dan Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu

    TEMBILAHANâ€" Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) berhasil diamankan dalam pengungk

  • Kamis, 02 Jul 2026 16:26

    Siapkan Ribuan Dosis, Dinas TPHP Bengkalis Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026

    BENGKALIS â€" Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis resmi memulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026 dengan menggelar kick off di halaman Kantor Dinas TPHP, Jalan Perta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor