- Home
- Internasional
- Ibu Ini Terima SMS Anaknya Dipenggal Abu Sayyaf
Internasional
Ibu Ini Terima SMS Anaknya Dipenggal Abu Sayyaf
Kamis, 01 Sep 2016 12:18
JOLO – Seorang ibunda dari salah satu tentara Filipina menerima pesan singkat yang sontak membuat dunianya terasa runtuh. Pasalnya, pesan singkat itu menyatakan bahwa anaknya telah dipenggal Abu Sayyaf.
Kala muncul berita 15 tentara tewas ketika baku tembak dengan Abu Sayyaf pada Senin 29 Agustus 2016 sore waktu setempat, Mila Falcasantos langsung khawatir dengan anaknya Jison. Dilaporkan, Mila langsung mengirimkan pesan singkat ke ponsel milik anaknya yang sedang berdinas di Batalion Infantri 35.
"Nak, bagaimana kabarmu?" tulis Mila pada Senin 29 Agustus pukul 18.40 waktu Filipina, sebagaimana dikutip dikutip Inquirer, Kamis (1/9/2016).
Wanita 60-an tahun itu terus menunggu si anak membalas pesannya. Namun, hingga larut malam, balasan pesan itu tak kunjung datang. Barulah pada Selasa 30 Agustus, tepatnya pukul 06.44 pagi, ponsel milik Mila berbunyi. Sebuah pesan singkat masuk.
"Anakmu sudah tewas, ia tidak punya kepala sekarang, kami (Abu Sayyaf) sudah memenggal kepalanya pada Selasa," tulis pesan yang berasal dari nomor anaknya.
Diduga pesan tersebut ditulis salah satu anggota Abu Sayyaf.
"Kamu tidak memiliki hati nurani," balas Mila.
"Benar, kami tidak memiliki penyesalan karena mereka yang memasuki wilayah kami. Saya akan memenggal kepalamu juga," isi balasan yang muncul di ponsel milik Mila.
Mila kemudian langsung menghubungi kerabatnya yang bekerja sebagai perwira militer di Jolo untuk menanyakan kabar putranya. Kerabat Mila membenarkan kabar tersebut, Jison bersama dua tentara lainnya telah dipenggal Abu Sayyaf. (Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener