- Home
- Internasional
- India-Pakistan Makin Panas, Wilayah Kashmir Kian Mencekam
Internasional
India-Pakistan Makin Panas, Wilayah Kashmir Kian Mencekam
Rabu, 20 Feb 2019 11:08
Kondisi Kashmir kini kian mencekam. Perselisihan antara India dan Pakistan memasuki tahap berbahaya.
Hubungan diplomatik antar kedua negara juga kini terputus. Pelajar Kashmir diserang, yang lainnya didakwa menghasut karena mengkritik militer India. Aktor-aktor Bollywood juga mengecam warga Pakistan.
Kekerasan belakangan ini di Kashmir--wilayah yang dihuni mayoritas muslim--membangkitkan rasa nasionalisme di seantero India yang mayoritas Hindu. Bendera nasional warna jingga, putih, hijau, berkibar di mana-mana dan banyak kalangan menyerukan balas dendam.
Pakistan punya sejarah panjang menyokong kelompok militan di Kashmir. India menuding Pakistan merancang serangan baru-baru ini dan mereka berjanji akan membalas. Namun menurut pengamat, India juga tampaknya hanya punya sedikit pilihan.
"Ada rasa putus asa dan kemarahan karena Pakistan mendapat sorotan. Banyak orang India merasa negaranya gagal mengatasi Pakistan dan kurang tegas. Tapi rasanya tidak semua orang mau perang," kata Gurcharan Das, penulis India, seperti dikutip laman the New York Times, Senin (18/2).
Peristiwa yang memicu kondisi saat ini dimuali Senin lalu sekitar pukul 02.00. Di tengah kegelapan malam tentara India di Distrik Pulwama, Kashmir, mengepung sebuah rumah yang diduga tempat persembunyian militan.
Kelompok yang diburu kemudian melepaskan tembakan ke arah pasukan yang mengepung. Satu mayor dan tiga tentara India tewas. Satu lagi dalam keadaan kritis. Satu warga sipil juga jadi korban tewas dalam bentrokan senjata itu.
Pihak India menyebut militan di dalam rumah itu adalah anggota dari Jaish-e- Muhammad, atau Tentara Muhammad, kelompok separatis yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan pekan lalu yang menewaskan 40 tentara India. Serangan itu tercatat paling mematikan dalam beberapa dekade.
Keesokan siangnya, pejabat India mengatakan dua militan tewas ditembak. Namun pasukan keamanan masih kesulitan mendekati rumah yang mereka tuju karena ratusan warga sipil Kahsmir melempari mereka dengan batu untuk melindungi militan.
Pakistan sudah membantah keterlibatan dalam serangan bom bunuh diri terakhir. Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji akan membalas serangan itu.
Pasukan keamanan Pakistan punya sejarah panjang mendukung separatis Kashmir dan kelompok militan lain. Bahkan mereka kerap dimanfaatkan sebagai proksi atau perpanjangan tangan untuk melawan India.
Amerika Serikat menganggap Tentara Muhammad sebagai organisasi teroris. Kelompok ini secara resmi dilarang di Pakistan tapi pihak India dan Amerika mengatakan kelompok itu masih beroperasi dengan memakai nama lain.
Status Kashmir saat ini masih menjadi wilayah persengketaan selama beberapa dekade antara India dan Pakistan yang saling mengklaim wilayah. Kebanyakan militan Kashmir adalah anak-anak muda yang selama hidupnya merasakan pendudukan tentara India di wilayah mereka tinggal.
Jumat lalu India menarik duta besarnya di Pakistan dan dua hari lalu Pakistan melakukan hal yang sama.
Di India lebih dari belasan orang ditangkap dan kehilangan pekerjaan atau dikeluarkan dari sekolah karena menulis komentar yang mengkritik militer India.
Pelaku Pembunuhan di Sungai Sembilan Dumai Ditangkap, Sebelum Cekcok Minum Tuak Bersama Korban
DUMAI â€" Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban Suyetno (41) meningga
Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau
PEKANBARU - Afrizal Sintong yang merupakan mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), hari ini diinformasikan menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. Informasinya, ia diperiksa atas dugaan tindak pidana korups
Kerjasama dengan 23 SMP Swasta, Pemko Pekanbaru Jamin Biaya Pendidikan Selama 3 Tahun
PEKANBARU-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026/2027 dimulai Senin (22/6/2026) pukul 00.00 WIB besok. Ada 51 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang akan menampung
Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te
Riau Kaya Raya, PAD Tinggal Sisa: Bocor di Mana?
Di atas kertas, Provinsi Riau adalah salah satu wilayah terkaya sumber daya di Indonesia. Hamparan kebun sawit mencapai jutaan hektare, pabrik beroperasi siang-malam, dan arus logistik tak pernah bena