Kamis, 07 Mei 2026

Internasional

Jadi Korban Salah Tembak, Pria AS Terima Ganti Rugi Rp58 Miliar

Sumber: Okezone.com
Senin, 09 Jan 2017 09:47
KYW
Inilah Philippe Holland yang menjadi korban salah tembak polisi
PHILADELPHIA-Pihak Kota Philadelphia, Amerika Serikat (AS), dilaporkan membayar ganti rugi sekiraUSD4,4 juta atau Rp58 miliar kepada pria kulit hitam yang menjadi korban salah tembak. Insiden salah tembak itu disebut menyebabkan sang pria menderita luka permanen dan penyakit kejang.

Insiden penembakan tersebut terjadi pada 2014 ketika Philippe Holland masih bekerja sebagai pengantar makanan. Saat itu Holland baru selesai mengantarkan pesanan mendadak ia dihampiri dua polisi tanpa seragam.

Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Senin (8/1/2017) pada kesaksiannya, Holland mengatakan, kedua polisi bernama Mitchell Farrell dan Kevin Hanvey mendekatinya dan karena tidak berseragam, membuat Holland menyangka dua polisi itu perampok.

Holland kemudian masuk ke mobilnya berusaha menghindari salah satu polisi yang memegang senter dan polisi lainnya yang memegang senjata api. Melihat senjata api itu, Holland panik dan langsung mencoba melarikan diri dan memicu polsi menembakkan 14 timah panas ke arah mobil Holland.

Holland menderita luka tembak di bagian kepala dan dadanya sehingga ia terpaksa menjalani operasi berkepanjangan yang memicunya menderita luka serta kejang permanen. Holland menegaskan, Ferrel dan Hanvey tidak pernah menyebut mereka polisi karena itulah ia panik ketika melihat senjata api.

Philly. com mewartakan, Farrel dan Hanvey berada di lokasi pengantaran makanan Holland karena menerima laporan penembakan di dekat sana. "Pembayaran ganti rugi ini tidak hanya akan memberikan kompensasi kepada warga negara tidak bersalah yang menderita luka serius tapi juga sebagai katalis untuk reformasi yang signifikan dalam cara masyarakat kita diawasi oleh petugas berpakaian preman," ujar pengacara Holland, Tom Kline kepada media NBC 10. (okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.