Jumat, 03 Jul 2026

Internasional

Kebijakan Pertama Trump, AS Resmi Keluar dari TPP

Sumber: Okezone.com
Selasa, 24 Jan 2017 11:01
Getty
Presiden Trump tandatangani pembatalan keterlibatan AS dalam TPP.
WASHINGTON DC-Amerika Serikat resmi keluar dari negosisasi Kerjasama Lintas Pasifik (TPP). Keputusan ini menjadi kebijakan pertama yang ditandatangani Presiden Donald John Trump dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.

"Kalian semua tahu kan apa artinya ini? Kami sudah membahas ini sejak lama. Ini adalah keputusan terbaik untuk para pekerja AS," terangnya dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington DC, seperti disunting dari The Guardian, Selasa (24/1/2017).

Keputusan sang miliarder untuk membatalkan bergabungnya AS dengan 11 negara Asia lain tidak mengejutkan. Sebab dia sudah menggembar-gemborkan misi tersebut sejak kampanyenya setahun terakhir. Ia merasa punya ide perjanjian dagang yang lebih baik daripada upaya mantan Presiden Barack Obama untuk menguatkan cengkraman di pasar Asia.

Obama sendiri berkali-kali menegaskan bahwa kesepakatan TPP akan memberikan manfaat sebagai penyeimbang yang efektif untuk dominasi China di kawasan Asia. Faktanya, baik Hillary Clinton maupun Donald Trump yang menjadi penerusnya, menentang gagasan tersebut selama kampanye Pilpres AS 2016.

TPP Sebelumnya juga belum pernah diratifikasi oleh Kongres AS yang dikuasai oleh Partai Republik. Namun beberapa pemimpin negara Asia telah menginvestasikan modal politik yang besar ke dalam perjanjian ini. Menurut Bank Dunia, negara-negara yang andil dalam TPP mewakili sekira 13,5 persen ekonomi global.

Selain itu, Trump juga menegakkan kembali larangan untuk negara menyediakan dana federal yang ditujukan membantu kelompok internasional yang melakukan aborsi. Kebijakan ini juga melarang pembayar pajak menggalang dana untuk kelompok yang melobi pelegalan aborsi atau mempromosikannya sebagai metode keluarga berencana.

Entah disengaja atau tidak, Trump menandatangani larangan tersebut tepat satu hari setelah hari peringatan Keputusan Roe v Wade Mahkamah Agung AS yang mengesahkan aborsi di AS sejak 1973. (okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:22

    Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia

    Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:00

    TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua

    Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:37

    Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

    Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor