Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Kepolisian Malaysia Geledah Dan Sita Sejumlah Barang Dari Dua Rumah Mantan Perdana Menteri Najib

Internasional

Kepolisian Malaysia Geledah Dan Sita Sejumlah Barang Dari Dua Rumah Mantan Perdana Menteri Najib

Kamis, 17 Mei 2018 17:25
(Foto: Bernama)
Pengacara Najib, Harpal Singh Grewal, Kamis (17/5/2018) dini hari pukul 04.20 pagi.
KUALA LUMPUR - Polisi mulai mengumpulkan barang bukti dalam penggeledahan di kediaman pribadi mantan Perdana Menteri Najib Tun Razak di Taman Duta, Malaysia, Rabu (16/5/2018) malam.

Beberapa barang-barang pribadi seperti tas, pakaian, dan hadiah disita dari rumah mantan Perdana Menteri itu.

"Namun tidak ada dokumen yang diambil," ujar pengacara Najib, Harpal Singh Grewal kepada wartawan setelah keluar dari rumah, Kamis (17/5/2018) dini hari pukul 04.20 pagi.


Katanya, barang-barang tersebut diambil untuk tujuan investigasi dalam anti pencucian uang dan pembiayaan anti-terorisme pada 2001.

"Kita percaya (pencarian) dilakukan di bawah UU pencucian uang, " katanya.

Ia menambahkan bahwa Najib dan keluarganya kooperatif selama penggeledahan.


Dalam kesempatan itu, menurutnya, tidak ada penangkapan dilakukan.

Lebih dari 10 kendaraan polisi, termasuk truk tiba di kediaman Najib Rabu (16/5/2018) sekitar 22.15 malam.

Menurut Harpal, bukan hanya di Taman Duta, di kediaman pribadi lainnya, di sebuah apartemen mewah di Jalan Raja Chulan, Polisi juga telah melakukan penggeledahan

Polisi terlihat membawa keluar beberapa barang yang sama dan kotak dengan isi yang tidak diketahui dalam operasi yang berakhir pada sekitar 03.00 pagi.

Najib dan istrinya, Rosmah Mansor telah dicekal Departemen Imigrasi.

Pernyataan tersebut diumumkan Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Malaysia, Mustafar Ali, seperti dilansir AFP Sabtu (12/5/2018).

"Imigrasi resmi memasukkan Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, ke dalam daftar cekal keluar dari negara ini," kata Mustafar dalam keterangan resminya.

Najib kemudian merespons pernyataan tersebut melalui kicauannya di Twitter.

Dia mengatakan bakal menghormati keputusan yang dibuat negara.

Najib tengah menjadi sorotan setelah dia tersandung skandal lembaga investasi yang dia dirikan, 1Malaysia Development Berhad (1MDb) pada 2013.

Kasus tersebut mencuat ketika Wall Street Journal memublikasikan dokumen yang menunjukkan Najib menerima dana 681 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 9,5 triliun ke rekening pribadinya.

Mantan PM yang berkuasa selama dua periode tersebut bersikeras bahwa uang itu merupakan donasi dari salah seorang anggota Kerajaan Arab Saudi.

Skandal tersebut berimbas pada kekalahan Najib dan koalisi pimpinannya, Barisan Nasional (BN), pada Pemilihan Umum (Pemilu) Malaysia Rabu (9/5/2018).

BN hanya bisa merebut 79 dari 222 kursi Parlemen Malaysia. Mereka kalah oleh koalisi oposisi, Pakatan Harapan (PH), pimpinan Mahathir Mohamad.

Mahathir, yang notabene adalah guru politik Najib, menyatakan bakal mengusut skandal 1MDB tersebut sebagai bagian dari janji kampanyenya.(tribunnews.com/BERNAMA/AFP)






Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.