- Home
- Internasional
- Kepresidenan Haramain Mengutuk Keras Penghinaan terhadap Nabi Muhammad oleh Pejabat India
Kepresidenan Haramain Mengutuk Keras Penghinaan terhadap Nabi Muhammad oleh Pejabat India
admin
Senin, 06 Jun 2022 09:23
RIYADH - Kepresidenan Haramian mengutuk keras pernyataan ofensif terhadap Nabi Muhammad SAW yang dikeluarkan juru bicara bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma. BJP merupakan partai yang berkuasa di India saat ini.
“Tindakan yang memalukan,” begitu pernyataanmya , Senin (6/6/2022).
Kepresidenan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, atas nama seluruh organisasinya, termasuk para khatib, imam, cendekiawan, dan karyawannya, mencela semua pernyataan dan gambar Nabi Muhammad SAW yang menyinggung.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa tindakan keji seperti itu adalah tidak menghormati semua agama, dan bahwa mereka yang melakukan tindakan tersebut tidak dapat mengetahui biografi otentik Nabi Muhammad SAW.
“Semoga doa dan kedamaian Allah atasnya (Nabi Muhammad SAW) karena dia adalah yang terbaik yang pernah ada menapaki bumi, cahaya kemanusiaan, dan rahmat yang dianugerahkan kepada alam semesta,” lanjut pernyataan tersebut.
Pernyataan ini menegaskan posisi Kerajaan Arab Saudi yang memberikan penghormatan terhadap keyakinan dan agama, menyebarkan pesan perdamaian di antara semua, dan tidak melecehkan simbol-simbol Islam.
Komentar Sharma memicu keluhan dari beberapa negara Muslim lainnya, termasuk Qatar dan Kuwait.
Para pemuka agama, tokoh, dan penduduk muslim di berbagai dunia lewat ekspresi dan status sosial media marah atas pernyataan menghina yang disampaikan terhadap Nabi Muhammad SAW Nupur Sharma dan Pemimpin BJP Delhi Naveen Kumar Jindal.
Bahkan, ratusan orang menyerukan boikot India. Mereka menargetkan BJP yang berkuasa di negara itu di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.