Senin, 22 Jun 2026

Internasional

Komisi Afrika Selatan Selidiki Aksi Pendeta Hidupkan Orang Mati

Rabu, 27 Feb 2019 14:53
Dok. Facebook
Pendeta Alph Lukau mengklaim bisa menghidupkan orang mati
Johannesburg - Sebuah komisi di Afrika Selatan akan menyelidiki aksi seorang pendeta di kota Johannesburg yang mengklaim bisa menghidupkan orang mati. Aksi Pendeta Alph Lukau tersebut viral di media sosial dan menjadi bahan olok-olok para netizen.

Penyelidikan akan dilakukan oleh Komisi CRL (Komisi untuk Promosi dan Perlindungan Hak-hak Komunitas Budaya, Agama dan Linguistik). "Sebagai komisi, kami perlu menyelidiki hingga ke akar masalah ini. Jika kami tidak melakukan itu, orang-orang Afrika Selatan akan terbawa dan kecerdasan mereka dihina," ujar wakil ketua komisi tersebut, David Mosoma.

Sejumlah pemimpin agama pun telah menyerukan penangkapan Pendeta Alph Lukau. Namun Komisi CRL menyatakan bahwa meski pihaknya akan melakukan penyelidikan atas Lukau, namun komisi tersebut tak punya mekanisme untuk menangkapnya. Namun komisi tersebut akan terus berjuang untuk meloloskan hukum yang mengatur tentang hal ini.

Terlebih menurut Ketua Komisi CRL, Thoko Mkhwanazi-Xaluva, banyak korban telah melapor ke komisi tersebut bahwa mereka mengalami perlakuan buruk oleh pemimpin-pemimpin agama. Dikatakannya, para pendeta tersebut tahu bagaimana menargetkan orang-orang yang paling rentan.

"Harus ada regulasi yang diloloskan, yang akan mengendalikan para praktisi," tuturnya seperti dilansir media Afrika Selatan, Eyewitness News, Rabu (27/2/2019).
Seperti dilansir AFP dan BBC, Rabu (27/2/2019), video yang menunjukkan Pendeta Alph Lukau dari gereja Alleluia Ministries International di Johannesburg sedang 'menghidupkan' seorang pria yang disebut telah meninggal dunia, mencuat sejak akhir pekan lalu dan dengan cepat menjadi viral.

Dalam video itu terlihat pendeta Lukau meletakkan kedua tangannya di atas seorang pria berpakaian serba putih yang terbaring di dalam sebuah peti mati. Dia kemudian berkata 'bangkit' ke arah pria di dalam peti mati itu.

Tak lama kemudian, pria tersebut bangun dengan mulut menganga dan duduk di dalam peti mati. Hal itu disebut mukjizat dan disambut sorakan jemaat lainnya. BBC melaporkan bahwa aksi itu dilakukan pendeta Lukau di luar gedung gerejanya yang ada di dekat Johannesburg.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.