Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Korban Jiwa Bendungan Jebol di Brasil Menjadi 134 Orang, 199 Hilang

Internasional

Korban Jiwa Bendungan Jebol di Brasil Menjadi 134 Orang, 199 Hilang

Selasa, 05 Feb 2019 16:37
Detik.com
Bendungan di Brasil jebol
Rio de Janeiro - Jumlah korban jiwa akibat jebolnya bendungan di Brasil telah bertambah menjadi 134 orang. Sebanyak 199 orang lainnya belum ditemukan.

Mereka yang hilang usai musibah yang terjadi pada 25 Januari itu, dianggap telah meninggal. Namun jasad mereka yang berada di bawah timbunan limbah tambang berlumpur yang dilepaskan ketika bendungan pecah, belum juga ditemukan.

Bendungan yang jebol itu milik raksasa pertambangan Brasil, Vale. Bendungan tersebut berada di dekat kota Brumadinho, Brasil tenggara. Nyaris seluruh korban adalah para pekerja di tambang tersebut.

Juru bicara dinas pemadam kebakaran mengatakan bahwa kemungkinan tidak semua jasad akan berhasil ditemukan.

"Setelah beberapa saat, karena penguraian jenazah, menjadi tidak mungkin untuk menemukan jasad-jasad. Tetapi hingga saat itu tiba, bahkan jika kami harus tinggal empat, lima atau enam bulan, kantor pemadam kebakaran akan bekerja tanpa henti," kata juru bicara tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (5/2/2019).

Jebolnya bendungan milik Vale itu memicu luapan lumpur yang menimbun kantin tempat para karyawan tambang makan sekaligus mengepung rumah-rumah warga, kendaraan dan jalanan setempat. Usai insiden, akses menuju kawasan itu sulit dijangkau. Bahkan regu-regu penyelamatan harus menggunakan helikopter dan alat-alat berat.

Vale merupakan salah satu perusahaan tambang bijih besi terbesar dunia. Vale telah menyatakan pihaknya 'bekerja secara penuh' dengan otoritas setempat. Dalam pernyataannya, Vale menyebut pihaknya melakukan upaya-upaya untuk memberikan dukungan 'tanpa syarat' untuk keluarga korban tewas dan korban hilang.

Musibah ini terjadi tiga tahun setelah musibah serupa terjadi di sebuah tambang lainnya di wilayah yang sama. Dalam insiden yang terjadi pada 2015 di dekat kota Mariana itu, 19 orang tewas.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.