Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Korea Utara Akui Serangkaian Uji Coba Rudal Saat Kim Jong Un Kunjungi Pabrik Senjata

Korea Utara Akui Serangkaian Uji Coba Rudal Saat Kim Jong Un Kunjungi Pabrik Senjata

Admin
Sabtu, 29 Jan 2022 10:07
merdeka.com

Korea Utara mengakui telah melakukan serangkaian uji coba rudal jelajah jarak jauh dan rudal balistik jarak pendek, seperti dilaporkan media pemerintah KCNA. Uji coba senjata di awal tahun ini mencapai rekornya.

Pyongyang melakukan enam uji coba senjata sejak awal 2022, termasuk rudal hipersonik, rentetan uji coba paling intens dalam sebulan, di saat negara itu mengabaikan tawaran perundingan AS.

Pada Jumat, KCNA melaporkan Korut "melakukan uji tembak untuk memperbarui sistem rudal jelajah jarak jauh dan uji tembak untuk mengonfirmasi kekuatan hulu ledak konvensional untuk rudal berpemandu taktis permukaan-ke-permukaan".

KCNA menyampaikan, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (28/1), uji coba pada Selasa melibatkan rudal jelajah jarak jauh yang terbang di atas Laut Timur atau dikenal juga dengan Laut Jepang dan mengenai pulau yang ditargetkan yang jaraknya 1.800 kilometer.

Sementara itu uji coba pada Kamis ialah rudal balistik jarak pendek yang mengenai sebuah "target pulau".

“Membuktikan bahwa daya ledak hulu ledak konvensional memenuhi persyaratan desain," lapor KCNA.

Serentetan uji coba rudal ini dilakukan setelah pemimpin Korut, Kim Jong Un menegaskan kembali komitmennya untuk modernisasi militer dalam pidato partai pada Desember lalu.

Washington merespons dengan memberlakukan sanksi baru, mendorong Pyongyang untuk uji coba senjata dan pekan lalu mengisyaratkan bahwa mereka dapat meninggalkan moratorium uji coba nuklir dan jarak jauh selama bertahun-tahun.

KCNA juga melaporkan Kim mengunjungi pabrik amunisi yang memproduksi “sistem senjata utama”.

Dalam sebuah foto yang dirilis KCNA, Kim yang tampak berseri-seri, mengenakan mantel kulit panjang, terlihat dikelilingi sejumlah pejabat berseragam.

Kim “sangat menghargai pabrik yang mempengaruhi inovasi kolektif dan lompatan kemajuan dalam memproduksi senjata utama”, KCNA melaporkan

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.