Kamis, 23 Apr 2026

Internasional

Ledakan Bom di Lyon Lukai 13 Orang, Polisi Buru Satu Tersangka

Sabtu, 25 Mei 2019 10:24
Dok: Reuters
Petugas forensik menyisir lokasi ledakan bom di Lyon
PARIS - Kepolisian Prancis tengah memburu satu tersangka terkait ledakan bom di jalur pedestrian yang ada di jantung kota Lyon. Sejauh ini, korban luka akibat ledakan ini bertambah menjadi 13 orang.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (25/5/2019), Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut ledakan yang mengguncang pada Jumat (24/5) waktu setempat itu sebagai 'sebuah serangan'. Macron mengirimkan Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner untuk meninjau langsung lokasi ledakan di Lyon.

Secara terpisah, Menteri Kehakiman Nicole Belloubet menuturkan kepada televisi lokal BFM bahwa masih terlalu cepat untuk menyebut ledakan itu sebagai 'aksi terorisme'. Otoritas setempat menyebut ledakan itu berasal dari sebuah paket yang berisi serpihan logam.

Namun diketahui bahwa kantor jaksa Paris sedang menyelidiki ledakan bom ini sebagai dugaan 'konspirasi terorisme'.

Sejauh ini belum ada laporan korban tewas akibat ledakan ini. Otoritas setempat menyebut jumlah korban luka bertambah menjadi 13 orang, dengan 11 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit setempat. Luka-luka yang dialami para korban disebut tidak membahayakan nyawa mereka.

Para korban luka dilaporkan terdiri atas delapan wanita, empat pria dan satu bocah perempuan berusia 10 tahun.

Kepolisian setempat menyatakan tengah memburu satu tersangka terkait ledakan bom. Tersangka diidentifikasi sebagai seorang pria yang diyakini berusia 30-an tahun, yang terekam kamera keamanan atau CCTV di area ledakan saat sedang menaiki sebuah sepeda gunung sesaat sebelum ledakan terjadi.

Potongan gambar pria yang sedang diburu polisi itu telah disebar melalui media sosial. Dalam gambar itu, pria tersebut tampak memakai celana pendek warna terang dan baju atasan lengan panjang warna gelap. Kepolisian Prancis menyebut pria yang sedang diburu itu sebagai sosok 'berbahaya'.

Seorang sumber kepolisian setempat menyebut ledakan itu berasal dari sebuah paket yang berisi 'sekrup dan baut'.

Paket itu diletakkan di depan sebuah toko roti yang ada di dekat perempatan yang menghubungkan dua ruas jalanan ramai di Lyon pada Jumat (24/5) sore sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Setelah ledakan terjadi, area tersebut langsung dikosongkan dan diblokir dari publik.

"Saya sedang bekerja, melayani pembeli, dan tiba-tiba ada ledakan besar. Kami pikir itu ada kaitannya dengan pengerjaan renovasi. Tapi faktanya itu dipicu sebuah paket yang ditinggalkan begitu saja," tutur Omar Ghezza yang bekerja di toko roti setempat.

Lyon merupakan kota terbesar ketiga di Prancis, yang memiliki total populasi 2,3 juta jiwa. Insiden ledakan paket bom sebelumnya terjadi pada Desember 2007 di Prancis. Saat itu, sebuah ledakan bom mengguncang bagian depan sebuah kantor hukum di Paris dan menewaskan satu orang serta melukai satu orang lainnya. Hingga kini, kepolisian tidak pernah menemukan pelaku yang membawa paket bom itu.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.