- Home
- Internasional
- Marak Aksi Teror, Pemerintah Harus Kian Waspada
INTERNASIONAL
Marak Aksi Teror, Pemerintah Harus Kian Waspada
Minggu, 22 Nov 2015 12:43
JAKARTA – Maraknya aksi terorisme global, membuat pemerintah RI harus meningkatkan kewaspadaan. Aksi teror di Prancis belum lama ini menjadi sinyal bahwa keamanan negara dan intelijen harus diperkuat untuk mencegah aksi-aksi serupa agar tidak terjadi di dalam negeri.
Pengamat intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, segala peristiwa yang berkaitan dengan teror tentunya memunculkan berbagai kemungkinan bahwa teror tersebut akan terus berkembang.
"Kemungkinan selalu ada, mirror effect, efek pantulan kaca. Itu bisa terjadi di mana saja, bukan hanya di Indonesia saja," kata Susaningtyas seperti yang dikutif dari Okezone di Jakarta, Minggu (22/11/2015).
Terkait di Indonesia, kata dia, gerakan ISIS bukan lagi sesuatu hal yang baru. "Dalam sejarahnya, Indonesia pernah berkembang paham sejenis dengan Daulah Islamiyah (dalam lingkup nasional) yaitu gerakan Darul Islam dan atau Negara Islam Indonesia (NII) yang pernah melahirkan berbagai gerakan pemberontakan di masa lalu," jelas dia.
Wanita yang akrab disapa Nuning itu menambahkan, suatu fakta bahwa aspiran DI / NII masih hidup di antara kalangan masyarakat. Kemudian apa yang disuarakan ISIS dapat mereka terima yang kemudian didukung, bahkan dianggap sebagai panggilan jihad.
"Hal inilah yang dikampanyekan Abu Bakar Ba'asyir dan Ustadz Aman Abdurrahkman kepada para pengikut dan kader saat membezuk keduanya di LP (lembaga pemasyarakatan)," ungkapnya.
Berawal dari perjalanan sejarah itu, lanjut Nuning, maka pergerakan WNI ke Suriah atau Irak pun sulit dihindarkan. Hal ini serupa dengan pergerakan jihadis semasa konflik Afganistan yang kemudian melahirkan gerakan Jamaah Islamiyah maupun pergerakan jihadis ke Filipina Selatan.
"Äpa yang dialami Indonesia pun juga dialami oleh negara negara di kawasan yang bahkan diklaim dan dikampanyekan ISIS sebagai bagian dari kekhalifahannya," tutupnya.
Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART
Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan
Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera
Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!
JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn
Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter
JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala
Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem