Selasa, 28 Apr 2026

INTERNASIONAL

Marak Aksi Teror, Pemerintah Harus Kian Waspada

Minggu, 22 Nov 2015 12:43
Okezone.com
lustrasi

JAKARTA – Maraknya aksi terorisme global, membuat pemerintah RI harus meningkatkan kewaspadaan. Aksi teror di Prancis belum lama ini menjadi sinyal bahwa keamanan negara dan intelijen harus diperkuat untuk mencegah aksi-aksi serupa agar tidak terjadi di dalam negeri.

Pengamat intelijen, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, segala peristiwa yang berkaitan dengan teror tentunya memunculkan berbagai kemungkinan bahwa teror tersebut akan terus berkembang.

"Kemungkinan selalu ada, mirror effect, efek pantulan kaca. Itu bisa terjadi di mana saja, bukan hanya di Indonesia saja," kata Susaningtyas seperti yang dikutif dari Okezone di Jakarta, Minggu (22/11/2015).

Terkait di Indonesia, kata dia, gerakan ISIS bukan lagi sesuatu hal yang baru. "Dalam sejarahnya, Indonesia pernah berkembang paham sejenis dengan Daulah Islamiyah (dalam lingkup nasional) yaitu gerakan Darul Islam dan atau Negara Islam Indonesia (NII) yang pernah melahirkan berbagai gerakan pemberontakan di masa lalu," jelas dia.

Wanita yang akrab disapa Nuning itu menambahkan, suatu fakta bahwa aspiran DI / NII masih hidup di antara kalangan masyarakat. Kemudian apa yang disuarakan ISIS dapat mereka terima yang kemudian didukung, bahkan dianggap sebagai panggilan jihad.

"Hal inilah yang dikampanyekan Abu Bakar Ba'asyir dan Ustadz Aman Abdurrahkman kepada para pengikut dan kader saat membezuk keduanya di LP (lembaga pemasyarakatan)," ungkapnya.

Berawal dari perjalanan sejarah itu, lanjut Nuning, maka pergerakan WNI ke Suriah atau Irak pun sulit dihindarkan. Hal ini serupa dengan pergerakan jihadis semasa konflik Afganistan yang kemudian melahirkan gerakan Jamaah Islamiyah maupun pergerakan jihadis ke Filipina Selatan.

"Äpa yang dialami Indonesia pun juga dialami oleh negara negara di kawasan yang bahkan diklaim dan dikampanyekan ISIS sebagai bagian dari kekhalifahannya," tutupnya.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.