- Home
- Internasional
- Menlu Filipina Berang Presiden Duterte Diejek Dewan HAM PBB
Menlu Filipina Berang Presiden Duterte Diejek Dewan HAM PBB
Sabtu, 10 Mar 2018 16:20
MANILA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Filipina, Alan Peter Cayetano, berang atas komentar Komisioner Tinggi Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB, Zeid Ra'ad al Hussain. Pria asal Yordania itu sebelumnya meminta Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk mengikuti pemeriksaan kejiwaan.
Komentar itu dilontarkan Zeid setelah Duterte mengejek para pelapor khusus PBB sebagai teroris. Pria bergelar pangeran itu mengatakan, serangan sang presiden kepada pelapor khusus tidak bisa dibiarkan dan Dewan HAM PBB harus mengambil sikap.
"Filipina mengambil pengecualian besar atas komentar yang tidak bertanggung jawab dan tidak menghormati dari Komisioner Tinggi HAM PBB yang memberikan aspirasi yang tidak diinginkan mengenai Presiden Republik Filipina," ucap Alan Peter Cayetano, dinukil dari Reuters, Sabtu (10/3/2018).
Pria berkacamata itu menambahkan, Filipina merasa terganggu dengan sikap seorang pejabat tinggi Dewan HAM PBB yang melebihi mandatnya serta menghina kepala negara. Menurutnya, tindakan tersebut adalah sebuah preseden buruk bagi lembaga HAM PBB.
"Ini bisa menjadi preseden berbahaya bahwa dewan harus segera menangani atau negara-negara anggota akan menjadi korban dari mereka yang mempolitisasi serta menggunakan HAM untuk merendahkan pemerintahan yang sah. Ia mungkin tidak sadar sedang diperalat sebagai upaya terorganisir untuk menggoyang pemerintahan yang sah oleh pihak-pihak dengan agenda tertentu," tutup Alan Peter Cayetano.
Perang kata-kata bermula ketika Kementerian Kehakiman Filipina menerbitkan petisi untuk mengupayakan deklarasi 600 orang terduga gerilyawan komunis, termasuk pelapor khusus PBB, Victoria Tauli-Corpuz, yang disebut teroris. Perempuan itu ditunjuk pada 2014 sebagai pelapor khusus untuk hak asasi penduduk asli Filipina, yang namanya disebut sebagai anggota senior gerilyawan komunis.
Tauli-Corpuz balik menuding pemerintah Filipina tidak berperikemanusiaan dan bertanggung jawab atas petisi itu. Zeid juga menyerang Presiden Duterte dengan mengatakan pria asal Davao City itu agar melakukan pemeriksaan kejiwaan serta memberikan hasilnya ke PBB.
(okezone.com)
Internasional
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener