Selasa, 28 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Menlu Iran: Kapan dan di Mana pun AS Ikut Campur, Kekacauan Terjadi

Internasional

Menlu Iran: Kapan dan di Mana pun AS Ikut Campur, Kekacauan Terjadi

Jumat, 11 Jan 2019 11:46
Detik.com
TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif menanggapi pernyataan Menlu Amerika Serikat Mike Pompeo bahwa "ketika Amerika mundur, kekacauan kerap terjadi." Zarif mencetuskan, justru yang terjadi adalah hal yang sebaliknya.

"Kapan pun/di mana pun AS ikut campur, kekacauan, penindasan, dan kebencian mengikuti," kata Zarif dalam cuitan di Twitter, Kamis (10/1) waktu setempat sebagai respons atas pernyataan Pompeo di Mesir seperti dilansir Press TV, Jumat (11/1/2019).

Dalam pidatonya di American University di Kairo, Mesir Pompeo menyebut AS sebagai "kekuatan untuk selamanya" di Timur Tengah, yang bertentangan dengan pengumuman Presiden AS Donald Trump bulan lalu untuk menarik pasukan AS di wilayah itu.

Pompeo pun menuding mantan Presiden AS Barack Obama telah menyebar kekacauan dengan meninggalkan Timur Tengah.

"Kami tahu bahwa ketika Amerika mundur, kekacauan kerap mengikuti. Ketika kami mengabaikan teman-teman kami, kebencian terbangun. Dan ketika kami bermitra dengan musuh-musuh kami, mereka maju," ujar Pompeo.

"Berita baiknya adalah ini: masa rasa malu Amerika yang diakibatkan oleh diri sendiri sudah berakhir. Demikian juga kebijakan-kebijakan yang menghasilkan begitu banyak penderitaan yang tidak perlu. Sekarang tiba awal baru yang nyata," imbuh Pompeo.

Bulan lalu, Trump mengumumkan bahwa dirinya telah memerintahkan para staf untuk melakukan penarikan militer AS secara penuh dan cepat dari Suriah. Meski pelaksanaan penarikan belum jelas, namun itu banyak dipandang sebagai meninggalkan Suriah.

Pompeo menegaskan, penarikan AS dari Suriah bukan "perubahan misi."

"Biar saya perjelas: Amerika tak akan mundur hingga perang melawan teror berakhir," tuturnya. "Untuk bagian kami, serangan-serangan udara kami di wilayah itu akan berlanjut seiring adanya target," imbuhnya.



(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.