Sabtu, 25 Jul 2026
- Home
- Internasional
- Militer AS Gempur Pangkalan IRGC, Iran Luncurkan Balasan Drone
Internasional,
Militer AS Gempur Pangkalan IRGC, Iran Luncurkan Balasan Drone
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 25 Jul 2026 09:15
JAKARTA - Otoritas Iran menyampaikan bahwa militer Amerika Serikat menggempur pangkalan Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC di provinsi Gilan, Iran utara.
"Pagi ini, markas besar pasukan angkatan laut IRGC di Zibakenar menjadi sasaran proyektil musuh Amerika, yang merusak beberapa peralatan di kompleks tersebut," ujar Ali Bagheri, wakil gubernur provinsi Gilan, seperti dikutip oleh kantor berita resmi Iran, IRNA, dilansir AFP, Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, militer Iran mengatakan pada Jumat (24/7/2026), bahwa pihaknya kembali melakukan serangan drone terhadap beberapa fasilitas dan pangkalan militer Amerika di Bahrain dan Yordania, sebagai balasan atas serangan AS terbaru terhadap republik Islam tersebut.
"Pagi ini, tangki bahan bakar, gudang peralatan besar dan silo serta barak pasukan tentara teroris AS di Pangkalan Udara Isa di Bahrain menjadi sasaran drone kamikaze Arash," ucap militer Iran dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran.
Seorang jurnalis AFP di Bahrain melaporkan ledakan dan bunyi sirene peringatan di negara itu pada Jumat (24/7/2026) pagi waktu setempat, meskipun belum jelas apakah kedua peristiwa tersebut saling terkait.
Militer Iran juga mengklaim serangan drone terhadap Yordania, yang menargetkan hangar pesawat, hangar perawatan penerbangan, dan barak di pangkalan Al-Azraq.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Jumat (24/7/2026), bahwa Iran akan meminta pertanggungjawaban negara mana pun yang membantu Amerika Serikat dalam serangan terhadap republik Islam tersebut.
Teheran berpendapat bahwa setiap fasilitas atau pangkalan militer di Timur Tengah yang digunakan militer AS untuk menyerang Iran dianggap sebagai target yang sah untuk pembalasan.
"Setiap partisipasi, kerja sama, atau bantuan dalam melakukan agresi terhadap Iran akan menimbulkan tanggung jawab internasional bagi pihak-pihak terkait," jelas Araghchi dalam sebuah pertemuan di Kyrgyzstan.
Tambahnya, Iran berhak untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan dalam kerangka pertahanan diri.
"Pagi ini, markas besar pasukan angkatan laut IRGC di Zibakenar menjadi sasaran proyektil musuh Amerika, yang merusak beberapa peralatan di kompleks tersebut," ujar Ali Bagheri, wakil gubernur provinsi Gilan, seperti dikutip oleh kantor berita resmi Iran, IRNA, dilansir AFP, Jumat (24/7/2026).
Sementara itu, militer Iran mengatakan pada Jumat (24/7/2026), bahwa pihaknya kembali melakukan serangan drone terhadap beberapa fasilitas dan pangkalan militer Amerika di Bahrain dan Yordania, sebagai balasan atas serangan AS terbaru terhadap republik Islam tersebut.
"Pagi ini, tangki bahan bakar, gudang peralatan besar dan silo serta barak pasukan tentara teroris AS di Pangkalan Udara Isa di Bahrain menjadi sasaran drone kamikaze Arash," ucap militer Iran dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran.
Seorang jurnalis AFP di Bahrain melaporkan ledakan dan bunyi sirene peringatan di negara itu pada Jumat (24/7/2026) pagi waktu setempat, meskipun belum jelas apakah kedua peristiwa tersebut saling terkait.
Militer Iran juga mengklaim serangan drone terhadap Yordania, yang menargetkan hangar pesawat, hangar perawatan penerbangan, dan barak di pangkalan Al-Azraq.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Jumat (24/7/2026), bahwa Iran akan meminta pertanggungjawaban negara mana pun yang membantu Amerika Serikat dalam serangan terhadap republik Islam tersebut.
Teheran berpendapat bahwa setiap fasilitas atau pangkalan militer di Timur Tengah yang digunakan militer AS untuk menyerang Iran dianggap sebagai target yang sah untuk pembalasan.
"Setiap partisipasi, kerja sama, atau bantuan dalam melakukan agresi terhadap Iran akan menimbulkan tanggung jawab internasional bagi pihak-pihak terkait," jelas Araghchi dalam sebuah pertemuan di Kyrgyzstan.
Tambahnya, Iran berhak untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan dalam kerangka pertahanan diri.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/militer-as-gempur-pangkalan-irgc-iran-luncurkan-balasan-drone.html
komentar Pembaca