Minggu, 19 Jul 2026
Peristiwa,
DPRD Pekanbaru Zulkardi Kawal Kasus Anak Warga Pekanbaru yang Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 18 Jul 2026 08:46
PEKANBARU-Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi mengaku prihatin atas kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang anak di bawah umur di Pekanbaru yang hingga kini belum tuntas meski telah dilaporkan sejak 2023.
Menurut Zulkardi, kasus yang melibatkan anak seharusnya menjadi perhatian serius seluruh pihak. Ia menilai korban tidak hanya membutuhkan proses hukum yang cepat, tetapi juga perlindungan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
"Saya sangat prihatin dengan apa yang dialami korban. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang seharusnya kita lindungi. Jangan sampai mereka menjadi korban dua kali akibat proses hukum yang berlarut-larut," kata Zulkardi kepada GoRiau.com, Jumat (17/7/2026).
Politisi tersebut mengaku turut membantu memfasilitasi keluarga korban agar dapat menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi kepada jajaran Polda Riau.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan setelah menerima keluhan keluarga yang mengaku telah bertahun-tahun menunggu perkembangan penanganan perkara.
"Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi kewajiban kami menjembatani aspirasi masyarakat. Saya membantu agar keluarga korban bisa bertemu dengan pihak yang berwenang di Polda Riau sehingga persoalan ini mendapat perhatian," ujarnya.
Zulkardi mengapresiasi langkah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau yang telah mengambil alih penanganan perkara tersebut dari Polresta Pekanbaru.
Ia berharap pengambilalihan kasus itu menjadi titik awal percepatan proses penyidikan sehingga keluarga korban memperoleh kepastian hukum.
"Alhamdulillah, sekarang perkara ini sudah ditangani Polda Riau. Saya berharap penyidik dapat bekerja secara profesional, objektif, dan segera mengungkap seluruh fakta dalam perkara ini," katanya.
Zulkardi menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga memiliki kepastian hukum. Namun, ia menegaskan pengawalan yang dilakukan bukan untuk mengintervensi penyidikan, melainkan memastikan hak-hak korban tetap menjadi perhatian.
"Saya akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Bukan berarti mencampuri proses penyidikan, tetapi memastikan korban memperoleh keadilan dan proses hukumnya berjalan sebagaimana mestinya. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa laporannya tidak mendapatkan kepastian," tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak kepada aparat penegak hukum.
"Kalau ada masyarakat yang mengalami atau mengetahui tindak kekerasan terhadap anak, jangan takut melapor. Negara harus hadir melindungi korban, dan kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan anak-anak terbebas dari segala bentuk kekerasan,"(rtc)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/dprd-pekanbaru-zulkardi-kawal-kasus-anak-warga-pekanbaru-yang-diduga-dijual-ke-pria-hidung-belang.html
komentar Pembaca