- Home
- Internasional
- Muslim di Myanmar Dilarang Tarawih, Warga Buddha Tunjukkan Solidaritas
Internasional
Muslim di Myanmar Dilarang Tarawih, Warga Buddha Tunjukkan Solidaritas
Kamis, 30 Mei 2019 09:42
Pelarangan salat Tarawih ini terjadi di South Dagon di pinggiran Yangon pada pertengahan Mei lalu.
Para aktivis Buddha terilhami setelah melihat seorang biksu datang ke kota itu dengan sejumlah warga lain menyusul langkah milisi menutup sejumlah surau yang digunakan untuk Tarawih. Biksu itu memberikan mawar putih kepada Muslim yang selesai melakukan Tarawih.
"Saya ingin menunjukkan penghargaan kepada semua saudara-saudara Muslim atas kesabaran mereka (menghadapi milisi)... Ini juga pesan kepada milisi yang menentang langkah mereka dan pesan damai untuk semua warga lain," kata U Seintita, seorang petugas biara kepada media daring, Myanmar Now.
Sementara itu seorang pegiat lain, Khin Nyein Aye, yang ikut membagikan mawar, mengatakan senang bisa ambil bagian dalam acara ini.
"Saya sangat senang acara ini diikuti oleh warga dari berbagai agama. Itu sebabnya saya mendukung acara ini," kata Khin Nyein Aye kepada BBC Burma.
Biarawan U Thuzana mengatakan, "Umat dari agama mana pun harus bersatu menciptakan perdamaian dan kerukunan di masyarakat. Ini demi kebaikan Myanmar."
Pembagian mawar yang melambangkan perdamaian, harmoni, dan solidaritas dipicu oleh insiden pelarangan salat Tarawih di South Dagon."Sekelompok orang, dengan mengatasnamakan agama, mendatangi tempat dilakukannya salat tarawih dan mereka mengancam warga Muslim di tempat itu," ungkap Zar Chi Oo, salah seorang panitia acara pemberian mawar.
"Kami harus melakukan sesuatu untuk meredam aksi kekerasan ini. Myanmar adalah negara multi agama. Kami harus menunjukkan bahwa rakyat Myanmar cinta damai dan menentang gesekan antarumat beragama," katanya.
Insiden 'pelarangan Tarawih'Dalam insiden ini, massa yang melarang salat tarawih berjumlah sekitar 150 orang, menurut laporan di situs berita Myanmar Now.
Menurut saksi mata, mereka mendatangi tiga tempat dan masuk ke rumah-rumah warga yang dipakai untuk tarawih dan memaksa salat ini dihentikan dengan alasan "Myanmar adalah negara Buddha".
Selain itu, mereka juga merusak tempat yang dipakai untuk wudu. Sebelum meninggalkan tempat, massa memaksa pemuka Islam "menandatangani surat pernyataan untuk tak lagi melakukan salat Tarawih".
Myanmar Now mengatakan ada sekitar 10.000 warga Muslim di South Dagon dan pemerintah kota dikatakan "tidak mengizinkan pendirian masjid".
Meski demikian, pemerintah kota membolehkan salat tarawih berjamaah di rumah-rumah warga yang dijadikan surau-surau.
Pelarangan tarawih ini dikecam oleh pegiat San San Maw yang mengatakan Myanmar adalah negara beragam agama dan identitas.
"Itu sebabnya saya mengikuti acara pembagian bunga mawar untuk mencegah kebencian berkembang di masyarakat," katanya.
Selain membagikan mawar, warga juga menyumbang makanan.
Wali kota Yangon, Maung Maung Soe, menyambut baik prakarsa ini.
"Jika
kita saling berbuat baik, tentu hasilnya akan sangat baik. Ini adalah
rahmat. Ini acara yang patut didukung dan kita semua harus menjaga
hubungan baik antarumat beragama," kata Maung Maung Soe.
Sumber: detik.com
KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil
Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A
Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital
Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny
Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa
Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi
DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk
Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”
MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah