- Home
- Internasional
- Namanya Diganti Jadi Isis, Siswi Berhijab Mogok Sekolah
Internasional
Namanya Diganti Jadi Isis, Siswi Berhijab Mogok Sekolah
Senin, 09 Mei 2016 11:01
CALIFORNIA – Siswi Berhijab dari SMA Los Osos (LOHS) di Rancho Cucamonga, California mogok sekolah, lantaran namanya diubah menjadi Isis di buku tahunan (yearbook). Tidak diketahui apakah buku tahunan tersebut sudah dicetak atau masih dalam proses pengeditan. Akan tetapi, siswi yang bersangkutan sangat tersinggung disamakan dengan kelompok teroris karena atribut keagamaannya dan meluapkan kekesalan itu melalui media sosial.
"Saya sangat sedih, jijik, terluka dan malu karena SMA Los Olos membiarkan hal seperti ini (kesalahan nama) terjadi di buku tahunan. Nama saya menjadi "Isis" di buku tahunan. Pihak sekolah sudah mendatangi saya dan meminta maaf, mereka bilang itu hanya salah ketik. Tolong lah bedakan, lihat kenyataannya," tulis siswi yang bernama asli Bayan Zehlif tersebut melalui akun Facebook-nya, seperti disitat dari Express, Senin (9/5/2016).
Pernyataan tertulis yang diunggah sejak 6 Mei 2016 itu dengan segera mengundang ucapan turut prihatin dari netizen lain. Beberapa dari mereka, ikut mencerca pihak sekolah dan panitia yang menyusun buku tahunan tersebut. Sejumlah netizen juga mendorong, agar Zehlif menuntut pertanggungjawaban dari pelaku secara total.
Ketika dimintai keterangan, pihak sekolah memastikan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan. Sebelum ini memang benar-benar ada siswi kelas 11 yang bernama Isis Phillips. Namun, dia sudah pindah sekolah. Tanpa sengaja, nama itu masuk ke dalam daftar dan disematkan di bawah foto Zehlif.
"Kami sangat menyesal atas apa yang terjadi pada buku tahunan. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk mewakili siswa-siswi SMA Los Olos dan mengenai kesalahan penamaan, kami telah gagal (mewakili mereka). Kami seharusnya memeriksa ulang setiap nama dengan hati-hati dan kami sama sekali tidak bermaksud membuat kesalahan tersebut," cuit Trevor Santellan, anggota tim buku tahunan LOHS.
Kepala SMA Los Olos Susan Petrocelli pun memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Demikian juga dengan tim penyusun buku tahunan yang merasa bersalah atas insiden yang menimpa salah seorang temannya. Mereka berjanji akan berkordinasi dengan pihak sekolah dan pihak berwajib guna memperbaiki situasi yang disinyalir sebagai ungkapan hate crime dan efek islamophobia tersebut.(okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener