- Home
- Internasional
- Nyaris Dikubur, Kakek Ini Bangun dari Petinya
Internasional
Nyaris Dikubur, Kakek Ini Bangun dari Petinya
Sumber: Okezone.com
Jumat, 13 Jan 2017 10:21
Selagi kakek 75 tahun itu terlelap, anaknya mendekati. Adalah putranya, Huang Mingquan yang mengecek kondisi ayahnya. Betapa kaget Huang ketika dipegang, tubuh ayahnya telah mendingin. Termasuk tangan dan kakinya. Bahkan menurut kesaksiannya, sang ayah juga sudah berhenti bernapas.
Diwartakan Mirror, Jumat (13/1/2017), Huang kemudian mempersiapkan pemakaman ayahnya. Selusin kerabat dikabari untuk mengurusi prosesi pemakaman tersebut.
Sesuai tradisi China, orang yang sudah meninggal perlu dimandikan dan dipasangkan pakaian yang rapi. Kemudian ditidurkan ke dalam peti mati selama beberapa hari sebelum dikubur di dalam tanah.
Seperti pemakaman pada umumnya, hal itulah yang terjadi di Junlian. Akan tetapi, delapan jam setelah para kerabat saling menghibur diri atas kepergian pria tua itu, tutup peti mati bergeser terbuka dengan sendirinya.
Seluruh keluarga yang datang terkejut bukan kepalang. Dari dalam peti, kakek tersebut bangkit dengan posisi terduduk. Memandang dengan kebingungan, pria yang disangka sudah meninggal itu bertanya, "Apa yang terjadi?"
Hadirin yang masih tak bisa percaya dengan pandangannya terpaku sesaat. Sementara si kakek memandang ke sekeliling. Dia melihat beberapa karangan bunga terpajang, serta berbagai spanduk duka cita. Seluruh keluarga juga berkumpul.
Dari situ barulah dia sadar. "Kalian sedang menyiapkan pemakaman ku?
Tahu ayahnya masih hidup, putranya bergegas menghampiri dan membopong keluar ayahnya dari peti mati. Huang juga menggendong dan merebahkan kembali ayahnya ke atas tempat tidur. Lekas-lekas dia meminta maaf atas kekeliruannya.
Usut punya usut, si kakek hanya merasa sangat kelelahan. Setelah bangkit dari peti matinya, pensiunan itu pun masih terbaring lemas di kasurnya. Makannya juga sangat sedikit, hanya bubur selama dua hari terakhir. (okezone.com)
Internasional
Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.
Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.
Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati
Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa
Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana
Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas
Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan
I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir
Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor