- Home
- Internasional
- Obama dan Trump pertama kalinya bertemu empat mata di Gedung Putih
Internasional
Obama dan Trump pertama kalinya bertemu empat mata di Gedung Putih
Jumat, 11 Nov 2016 09:19
Kemenangan Trump seolah menjawab pandangan miring publik yang selama ini tak percaya dirinya bisa menang melawan Hillary. Setelah kemenangannya ini, Trump akan memasuki Gedung Putih pada 20 Januari 2017 mendatang.
Sebelum resmi menyandang sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu, Trump melakukan pertemuan dengan Presiden Barack Obama di Gedung Putih, pada Kamis waktu setempat.
Dikutip dari Antara, Jumat (11/11), pertemuan empat mata antara Obama dan Trump baru pertama kali ini terjadi. Sebelumnya, keduanya saling sindir mengingat Obama yang berasal dari Partai Demokrat berjuang penuh untuk menggalang dukungan kemenangan Hillary.
Setelah pesta pemungutan suara selesai, keduanya coba mengesampingkan hubungan dingin mereka lewat pertemuan yang berlangsung sangat santai di Oval Office, Gedung Putih. Pertemuan yang semula hanya 10 menit nyatanya berlangsung hingga 90 menit.
"Prioritas utama saya dalam dua bulan ke depan adalah memfasilitasi agar transisi kepemimpinan berjalan dengan baik," kata Obama, demikian dikutip dari CNN, Jumat (11/11).
Dalam pertemuan itu, Trump juga memuji Obama sebagai orang baik, dan mengatakan bukan tidak mungkin ke depan dia meminta nasihat dari suami Michelle Obama itu.
"Bapak Presiden, ini adalah kehormatan besar bisa bersama dengan Anda, saya berharap memiliki waktu lebih baik lagi bersama Anda," kata Trump.
"Jika Anda berhasil, negara juga berhasil," balas Obama.
Kabarnya, setelah pertemuan Obama dan Trump, Ibu Negara Michelle Obama juga segera bertemu dengan istri Trump, Melania, di Gedung Putih.
Sebelum pertemuan itu berlangsung, pada Rabu waktu setempat Obama pernah mengatakan, kendati ia memiliki berbagai perbedaan besar dengan Trump, ia akan mengikuti langkah yang dicontohkan mantan presiden dari Partai Republik, George W. Bush, pada 2008 dan memastikan proses peralihan kepemimpinan berjalan mulus.
"Delapan tahun lalu, saya dan Presiden Bush mempunyai cukup banyak perbedaan penting namun tim Bush sangat profesional dan lebih pemurah dalam memastikan bahwa transisi di antara kami berjalan lancar," ungkap Obama.
"Jadi, saya telah memerintahkan tim saya untuk mengikuti contoh yang diberikan tim Presiden Bush."
Obama dan Trump akan berupaya mengesampingkan ketegangan di antara mereka, setidaknya di depan kamera, selama pertemuan mereka di Oval Office, Gedung Putih.
Ibu Negara Michelle Obama juga akan bertemu berdua dengan istri Trump, Melania, di kediaman Gedung Putih.(merdeka.com) Internasional
Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.
Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.
Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati
Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa
Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana
Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas
Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan
I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir
Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor