Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

PM Israel Minta Inggris Hentikan Provokasi Iran

Sumber : Okezone.com
Selasa, 07 Feb 2017 10:22
Reuters
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan Perdana Menteri Inggris, Theresa May.
LONDON - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengunjungi Inggris hari ini, 7 Februari waktu setempat untuk bertemu dengan PM Inggris Theresa May. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama dari keduanya.

Dalam pembicaraannya dengan May, Netanyahu meminta Inggris untuk menghentikan tindakan 'provokasi' Iran yang melakukan uji coba rudal. Permintaan tersebut disampaikan Netanyahu ketika May mengangkat pembicaraan tentang isu pemukiman ilegal di Israel.

Sebelum berbicara dengan May, Netanyahu sempat menyapa media dan mengatakan kekhawatirannya terkait Iran.

"Kami menghadapi banyak tantangan dan itu sangat jelas. Bisa dari Islam militan dan terutama dari Iran. Iran berusaha untuk memusnahkan Israel, berusaha untuk menaklukkan Timur Tengah, mengancam Eropa, mengancam barat dan mengancam dunia. Mereka terus melakukan aksi provokasi," ujar Netanyahu sebagaimana dikutip dari Mirror, Selasa (7/2/2017).

Sementara itu, May menyatakan, Inggris adalah teman yang kuat dan dekat dengan Israel terutama dalam kerjasama ilmu pengetahuan, perdagangan dan keamanan.

"Saya percaya banyak yang bisa kami lakukan bersama. Kami bisa membangun hubungan yang lebih kuat dan menjalin komitmen untuk menemukan cara terbaik mencapai perdamaian" kata May.

Permintaan Netanyahu tersebut bukanlah tanpa alasan. Inggris diketahui merupakan salah satu negara yang menandatangani perjanjian internasional yang setuju untuk menuntut Iran menghentikan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi pada 2015.

Di hadapan media, Netanyahu juga sempat melontarkan pujiannya terhadap Presiden AS, Donald Trump yang secara tegas memberi sanksi terhadap Iran.

"Saya menyambut baik bantuan Presiden Trump dengan memberi sanksi pada Iran. Saya pikir negara-negara lain harus mengikutinya," tutup Netanyahu. (Okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.