Senin, 04 Mei 2026

Internasional

Palsukan Foto, Sepasang Kekasih Dilarang Naik Gunung 10 Tahun

Rabu, 31 Agu 2016 11:18
Metro
Kiri (bernomor tiga dan empat) foto palsu Dinesh dan Tarakeshwari Rathod; kanan: foto asli.

BANGALORE – Sertifikat pendaki gunung sepasang kekasih di India telah dibatalkan karena aksi mereka membohongi publik. Pada 23 Mei lalu, Dinesh dan Tarakeshwari Rathod mengunggah foto mendaki mereka. Mereka mengaku, berhasil mendaki sejauh 8,8 kilometer ke Puncak Gunung Everest.

Namun setelah diusut, ternyata foto tersebut palsu. Mereka dicekal karena mengambil foto orang lain lalu mengeditnya dengan photoshop.

Diwartakan Metro, Rabu (31/8/2016), pemalsuan foto tersebut terungkap setelah Satyarup Sidhanta dari Bangalore di Karnataka mengungkap dialah pemilik asli foto tersebut. Sosok pendaki berjaket kuning hitam yang berdiri di baris paling depan seharusnya adalah dirinya yang sedang mengacungkan kedua jempol.

Pendaki lain bernama Anjali Kulkarni juga memprotes foto tersebut karena menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satu yang paling kentara adalah warna langit yang jadi latar belakang foto tersebut. Gradasi warna pada foto milik Dinesh dan Tarakeshwari menunjukkan sedikit perbedaan, apalagi jika dibandingkan dengan foto aslinya.

"Pasangan Himalaya itu mengganti warna pakaiannya. Bahkan sepatu bot mereka juga mendadak berubah sesampainya di puncak (Gunung Everest). Di foto yang berbeda mereka juga sepertinya mengganti sepatu lagi. Mengganti pakaian di tengah cuaca yang sebegitu dingin rasanya keajaiban sekali jika mereka tidak mati kedinginan," kata Anjali.

Bukti lain yang semakin menguatkan bahwa klaim sejoli itu sebagai orang India pertama yang mencapai puncak Himalaya sekadar bualan datang dari Surendra Shelke. Pria yang berpengalaman mendaki gunung selama 20 tahun itu meyakinkan, 23 Mei bukan waktu yang tepat untuk mendaki gunung tertinggi di dunia itu.

Akibat semua kebohongan tersebut, Pejabat Departemen Pendakian Gunung (Mountaineering Department official) di Nepal, Gyanendra Shrestha menahan sertifikat mereka. Selain itu, keduanya juga mendapat larangan naik gunung selama 10 tahun ke depan. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.