Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Peng Shuai Kembali Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual yang Dilakukan Pejabat China

Peng Shuai Kembali Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual yang Dilakukan Pejabat China

Admin
Selasa, 08 Feb 2022 11:05
merdeka.com

Bintang tenis China, Peng Shuai menyampaikan dia tidak pernah menuduh siapapun melakukan pelecehan seksual, menurut sebuah wawancara yang diterbitkan pada Senin. Ini yang kedua kalinya Peng mengeluarkan bantahan atas tuduhan pelecehan yang memicu kekhawatiran yang meluas terkait keselamatannya.

Pada November 2021, Peng mengunggah di media sosial bahwa mantan Wakil Perdana Menteri China Zhang Ghaoli memaksanya berhubungan seksual saat mereka memiliki kedekatan.

Unggahan tersebut dihapus dengan cepat dan Peng tak terdengar kabarnya hampir selama tiga minggu. Dia kemudian muncul dalam acara publik dan pada Desember membantah dia pernah melontarkan tuduhan tersebut.

"Saya tidak pernah mengatakan siapapun telah melecehkan saya secara seksual," ujarnya kepada koran olahraga Prancis, L'Equipe, menegaskan kembali komentarnya yang pernah disampaikan kepada sebuah koran Singapura pada Desember, dikutip dari France 24, Senin (7/2).

Petenis 36 tahun itu menambahkan, dia yang menghapus sendiri unggahannya di Weibo, platform media sosial China.

Sebelumnya diduga luas sensor internet yang ketat dan sensitifnya Partai Komunis yang berkuasa terhadap kritik membuat unggahan itu dihapus.

Saat ditanya L'Equipe mengapa dia menghapus unggahan itu, Peng menjawab: "Karena mau saya."

"Ada kesalahpahaman yang meluas di dunia luar setelah unggahan ini," ujarnya.

"Saya tidak mau maksud unggahan ini dipelintir lagi. Dan saya tidak mau ramai lagi di media."

Peng juga mengatakan dia tidak pernah menghilang.

"Banyak orang seperti teman-teman atau dari IOC (Komite Olimpiade Internasional) mengirimkan pesan kepada saya, dan tidak mungkin membalas begitu banyak pesan," ujarnya.

Peng didampingi kepala staf Komite Olimpiade China, Wang Kan selama wawancara.

Peng juga bertemu Presiden IOC, Thomas Bach dan anggota IOC, Kirsty Coventry, saat jamuan makan malam di Olympic Club di Beijing pada Sabtu, seperti disampaikan lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Kami makan malam bersama pada Sabtu dan kami ngobrol akrab dan saling bertukar kabar," kata Peng kepada L'Equipe.

Dalam wawancara tersebut dia juga mengumumkan pensiun dari tenis.

"Dia menanyakan pada saya apakah saya mempertimbangkan untuk berlomba lagi, apa proyek-proyek saya, apa rencana saya, dan lain-lain." 

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.