Kamis, 07 Mei 2026

Penjahit ini mengaku sudah lecehkan dan perkosa ratusan bocah

Selasa, 17 Jan 2017 17:20
ilustrasi
Seorang penjahit di mengaku sudah menculik, menganiaya dan memerkosa ratusan bocah perempuan di India selama 10 tahun terakhir. Pengakuan itu diucapkannya di hadapan polisi, sekaligus menjadi kasus paedofil terbesar di negara itu, dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir the Guardian, Selasa (17/1), lelaki tersebut bernama Sunil Rastogi. Pria berusia 38 tahun ini sudah menikah dan memiliki enam orang anak. Dia dibekuk Sabtu (14/1) lalu saat polisi tengah melakukan investigasi kasus penyerangan seksual terhadap tiga bocah berusia sembilan dan 10 tahun di bagian timur New Delhi.

"Selama interogasi dia berkata pada kami setidaknya satu kali dalam seminggu datang dari Rudrapur, lalu untuk memuaskan napsu paedofilnya, dia menargetkan bocah perempuan antara tujuh dan 10 tahun," ujar Deputi Komisioner Kepolisian Delhi Timur, Omvir Singh Bishoi.

Atas pebuatannya, Rastogi kini menghadapi tuduhan pemerkosaan, kekerasan seksual anak bawah umur, dan intimidasi. Dari tiga kasus itu, polisi juga menginvestigasi kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak yang dilakukannya.

Bishoi melanjutkan, Rastogi tidak bisa mengingat lagi jumlah bocah yang telah diperkosanya sejak 2004 lalu, namun dia yakin korbannya mencapai ratusan anak. Dia juga mengakui membawa para bocah itu ke tempat yang sepi sebelum menjalankan napsu setannya.

"Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya. Tapi saya menyukainya," aku Rastogi.

Kasus paedofil tak hanya terjadi di New Delhi, tapi juga hampir di seluruh India. Sejumlah keluarga menganggap kasus tersebut tabu dan kerap kali diabaikan. Para korban juga enggan mengungkap kasus tersebut karena bisa disalahkan warga adat setempat.

Berdasarkan catatan Biro Kriminal Nasional, ada lebih dari 94.000 kejahatan yang dilakukan terhadap anak-anak sepanjang 2015, dengan hampir 40 persen kasus kejahatan seks seperti perkosaan, penganiayaan dan pelecehan seksual. (merdeka.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.