Jumat, 03 Jul 2026

Penjahit ini mengaku sudah lecehkan dan perkosa ratusan bocah

Selasa, 17 Jan 2017 17:20
ilustrasi
Seorang penjahit di mengaku sudah menculik, menganiaya dan memerkosa ratusan bocah perempuan di India selama 10 tahun terakhir. Pengakuan itu diucapkannya di hadapan polisi, sekaligus menjadi kasus paedofil terbesar di negara itu, dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir the Guardian, Selasa (17/1), lelaki tersebut bernama Sunil Rastogi. Pria berusia 38 tahun ini sudah menikah dan memiliki enam orang anak. Dia dibekuk Sabtu (14/1) lalu saat polisi tengah melakukan investigasi kasus penyerangan seksual terhadap tiga bocah berusia sembilan dan 10 tahun di bagian timur New Delhi.

"Selama interogasi dia berkata pada kami setidaknya satu kali dalam seminggu datang dari Rudrapur, lalu untuk memuaskan napsu paedofilnya, dia menargetkan bocah perempuan antara tujuh dan 10 tahun," ujar Deputi Komisioner Kepolisian Delhi Timur, Omvir Singh Bishoi.

Atas pebuatannya, Rastogi kini menghadapi tuduhan pemerkosaan, kekerasan seksual anak bawah umur, dan intimidasi. Dari tiga kasus itu, polisi juga menginvestigasi kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak yang dilakukannya.

Bishoi melanjutkan, Rastogi tidak bisa mengingat lagi jumlah bocah yang telah diperkosanya sejak 2004 lalu, namun dia yakin korbannya mencapai ratusan anak. Dia juga mengakui membawa para bocah itu ke tempat yang sepi sebelum menjalankan napsu setannya.

"Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya. Tapi saya menyukainya," aku Rastogi.

Kasus paedofil tak hanya terjadi di New Delhi, tapi juga hampir di seluruh India. Sejumlah keluarga menganggap kasus tersebut tabu dan kerap kali diabaikan. Para korban juga enggan mengungkap kasus tersebut karena bisa disalahkan warga adat setempat.

Berdasarkan catatan Biro Kriminal Nasional, ada lebih dari 94.000 kejahatan yang dilakukan terhadap anak-anak sepanjang 2015, dengan hampir 40 persen kasus kejahatan seks seperti perkosaan, penganiayaan dan pelecehan seksual. (merdeka.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 10:33

    Terkini, Daftar 7 Tersangka Kasus Korupsi MBG

    Kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berkembang. Penyidik menetapkan Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Irwan Mahardan sebagai tersangka baru. Sehingga jumlah ters

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:29

    Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara

    JAKARTA - Kementerian Sosial menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 1.747 pendamping program keluarga harapan (PKH) terkait dugaan rangkap pekerjaan yang dilakukan pada 2025, s

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:25

    Dirjen Bea Cukai Ungkap Awal Mula Bongkar Gudang 3,37 Ton Ganja Lewat X-ray

    Jakarta - Penyelundupan narkoba seberat 3,37 ton di kawasan pergudangan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ternyata terungkap dari pemeriksaan Bea Cukai. Narkoba yang diselundupkan itu merupakan jenis kunc

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:23

    Polisi dan TNI Bakar 12 Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Kuantan

    TELUK KUANTAN - Tim gabungan Polri bersama TNI dan pemerintah kecamatan menghancurkan 12 unit rakit Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) jenis dompeng yang beroperasi di aliran Sungai Kuantan. Operasi

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:20

    Soekarno Cup Zona Riau: Mata Merah FC Kuansing Libas Banteng Pelalawan 3-0

    PEKANBARU â€" Tim sepak bola DPC PDIP Kuantan Singingi (Kuansing), Mata Merah FC, sukses melibas rivalnya, Banteng Pelalawan (DPC PDIP Pelalawan), dengan skor telak 3-0 dalam laga pembuka Soekarno Cup

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor