Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Penyelidik PBB: Israel Mungkin Lakukan Kejahatan Perang Atas Pembunuhan Demonstran di Gaza

Internasional

Penyelidik PBB: Israel Mungkin Lakukan Kejahatan Perang Atas Pembunuhan Demonstran di Gaza

Jumat, 01 Mar 2019 14:27
Foto: AFP.

JENEWA – Penyelidik PBB pada Kamis mengatakan bahwa Israel kemungkinan telah melakukan kejahatan perang atas pembunuhan 189 warga Palestina dan melukai lebih dari 6.100 lainnya dalam demonstrasi di Gaza tahun lalu. Penyelidik menuntut semua yang bertanggungjawab atas tindakan itu diseret ke pengadilan.

Panel penyelidik independen itu mengatakan bahwa mereka memiliki informasi rahasia mengenai siapa saja yang bertanggungjawab atas pembunuhan di luar hukum itu. Di antara nama-nama tersebut terdapat beberapa nama penembak jitu dan komandan militer Israel.

"Pasukan keamanan Israel membunuh dan melukai demonstran Palestina yang tidak menimbulkan ancaman kematian atau cedera serius terhadap orang lain ketika mereka ditembak, mereka juga tidak secara langsung berpartisipasi dalam permusuhan," kata panel itu sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (1/3/2019).

Korban kekejaman Israel dalam demonstrasi tersebut termasuk anak-anak, jurnalis bahkan penyandang cacat yang duduk di kursi roda.

"Beberapa pelanggaran ini mungkin merupakan kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan dan harus segera diselidiki oleh Israel," kata ketua panel Santiago Canton, seorang ahli hukum Argentina.

"Penyelidikan kami menemukan bahwa para demonstran tidak bersenjata meski pun mereka tidak selalu damai," katanya dalam jumpa pers.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak laporan itu dan menuduh Dewan Hak Asasi Manusia PBB, yang melakukan penyelidikan itu penyelidikan telah melakukan kemunafikan dan kebohongan yang dipicu oleh "kebencian yang obsesif terhadap Israel".

Israel mengatakan pasukannya melepaskan tembakan untuk melindungi perbatasannya dari serangan dan serbuan militan bersenjata.

Sementara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengatakan, hasil penyelidikan tersebut mengonfirmasi kejahatan perang yang dilakukan Israel terhadap penduduk di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem.

Demonstrasi di perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza dimulai pada Maret tahun lalu, dengan tuntutan dari warga Gaza agar Israel untuk melonggarkan blokade ke wilayah tersebut dan mengakui hak mereka untuk kembali ke tanah yang dulu ditempati keluarga mereka sebelum diusir atau terpaksa melarikan diri pada 1948.

Panel penyelidik menemukan bahwa 183 dari 189 pengunjuk rasa tewas karena tembakan amunisi hidup yang mengangkat kembali keprihatinan mendalam pada aturan pertempuran (rules of engagement) Israel yang dirahasiakan yang "tampaknya mengizinkan tembakan langsung ke demonstran sebagai upaya terakhir ... dan menembak di kaki 'penghasut utama'."

Dalam sebuah pernyataan, Amnesty International mengatakan bahwa "Mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan yang menyedihkan ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Temuan-temuan dari laporan ini harus membuka jalan bagi keadilan bagi para korban kejahatan perang. "

Penyelidik PBB mengatakan, Komisioner Tinggi HAM PBB, Michelle Bachelet seharusnya membagikan hasil temuan mereka kepada Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) agar pengadilan itu dapat melakukan penyelidikan terkait tuduhan pelanggaran HAM Israel di wilayah Palestina pada 2015.


Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 17:32

    Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1

    HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:27

    Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan

    PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:21

    200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu

    RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:18

    Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian

    KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/

  • Minggu, 21 Jun 2026 17:16

    Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah

    KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.