- Home
- Internasional
- Penyelidikan PBB Ungkap Penggunaan Senjata Kimia oleh Assad
Internasional
Penyelidikan PBB Ungkap Penggunaan Senjata Kimia oleh Assad
Sabtu, 22 Okt 2016 10:34
NEW YORK – Hasil penyelidikan internasional menyatakan Pemerintah Suriah bertanggung jawab atas serangan gas beracun ketiga yang dilakukan dalam perang saudara di negara itu. Laporan yang telah diserahkan kepada Dewan Keamanan PBB pada Jumat, 21 Oktober itu diprediksi akan menjadi perdebatan antara Rusia dan negara-negara Barat.
Diwartakan Reuters, Sabtu, (22/10/2016), laporan yang diserahkan adalah laporan keempat dari penyelidikan selama 13 bulan yang dilakukan PBB dan lembaga pengawas senjata kimia, Organization for Prohibition of Chemical Weapons (OPCW). Isi laporan tersebut menuding Pemerintah Suriah bertanggung jawab atas serangan gas beracun di Qmenas, Idlib pada 16 Maret 2015.
Tiga laporan sebelumnya juga menyalahkan pemerintahan Presiden Bashar al Assad atas dua serangan gas klorin di Talmenes pada 21 April 2014 dan di Sarmin pada 16 Maret 2015. Laporan itu juga menyatakan ISIS telah menggunakan gas sulfir mustard dalam perang.
Dalam laporan yang diserahkan Jumat kemarin, disebutkan Pemerintah Suriah menggunakan helikopter untuk menjatuhkan bom barel yang melepaskan gas klorin. Menurut penyelidik, helikopter tersebut berasal dari dua pangkalan udara tempat skuadron 253 dan 255 dari brigade helikopter ke-63 Suriah bermarkas.
Laporan itu tidak dapat menjelaskan siapa orang yang memiliki kontrol dan kendali kedua skuadron tersebut. Namun, ditambahkan dalam isi laporan, orang yang memiliki kendali atas unit militer tersebut harus bertanggung jawab atas serangan gas beracun yang dilancarkan.
Penggunaan gas klorin sebagai senjata dalam peperangan telah dilarang oleh Konvensi Senjata Kimia 1997. Jika dihirup, gas itu dapat berubah menjadi asam hidroklorida yang dapat membunuh dengan membakar paru-paru dan menenggelamkan korbannya dengan cairan yang dihasilkan dari kondisi itu.(Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener