- Home
- Internasional
- Politikus Swiss Murka, Sosis Babi Dilarang di Menu Sekolah
Internasional
Politikus Swiss Murka, Sosis Babi Dilarang di Menu Sekolah
Jumat, 24 Jun 2016 12:48
BASEL – Para politikus dari partai konservatif di Swiss dilaporkan murka usai muncul keputusan untuk dilarangnya penyajian sosis babi di beberapa sekolah yang berlokasi di wilayah Basel Canton.
Dewan Distrik Binningen memutuskan untuk menyetujui dihilangkannya menu babi dari menu di empat sekolah yang berlokasi di distrik tersebut pada tahun ajaran baru.
Namun, keputusan tersebut langsung membuat murka para politikus dari Partai Rakyat Swiss (SVP). Para politikus partai konservatif tersebut menekankan bahwa sosis babi merupakan bagian dari kultur pada hidangan Swiss.
"Kami murka, ketika kami mendengarnya (keputusan dihilangkannya sosis babi), kami pikir kami salah baca," ujar perwakilan dari Partai SVP, Sussanna Keller yang dilansir dari media cetak Basellandschaftliche Zeitung, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Jumat (24/6/2016).
Dilaporkan, Keller menuduh pihak Dewan Distrik Binningen memihak kelompok agama minoritas (Islam dan Yahudi) yang menganggap bahwa hidangan dari babi itu haram.
Juru bicara Dewan Distrik Binningen, Bernard Keller menjelaskan bahwa keputusan untuk meniadakan hidangan babi dari menu di sekolah dilakukan usai diadakannya survey yang di mana sekira lima persen orangtua murid tidak menginginkan buah hati mereka mengonsumsi daging itu.
Keller mengatakan bahwa motif dari para orangtua yang menginginkan ditiadakannya hidangan yang terbuat dari daging babi tidak diselidiki lebih jauh oleh pihak dewan.
"(Sebab menyelidiki permintaan orangtua) bukan merupakan praktek yang standar. Jika seseorang memberitahu bahwa anak mereka seorang vegetarian, anda tidak akan bertanya mengapa," papar Keller.
Dikabarkan, Keller menekankan bahwa pihak Dewan Distrik Binningen tidak berencana untuk melarang sepenuhnya kehadiran hidangan babi di sekolah-sekolah. Ia menuturkan bahwa jika sekolah memang ingin tetap menghidangkannya maka boleh, namun pihak sekolah harus tetap menawarkan hidangan alternatif untuk para siswa yang tidak mengonsumsi daging tersebut. (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener