Sabtu, 18 Apr 2026

Internasional,

Pria Bersenjata Diburu setelah Tembak Mati 2 Polisi di Australia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 27 Agu 2025 10:25
Berita satu.com
Seorang pria bersenjata berusia 56 tahun bernama Dezi Freeman menjadi buronan setelah menembak mati dua petugas polisi dan melukai seorang lainnya di negara bagian Victoria, Australia, pada Rabu (27/8/2025).

Polisi menyatakan Freeman digambarkan sebagai penganut teori konspirasi radikal dan masih sangat berbahaya. "Tersangka atas peristiwa mengerikan ini masih buron. Kami mengerahkan seluruh sumber daya untuk mencarinya. Dia harus ditemukan," kata Kepala Polisi Victoria Mike Bush, dalam konferensi pers.

Petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian, yaitu sebuah rumah dan bus di properti pedesaan di kota kecil Porepunkah, timur laut Victoria. Polisi juga memastikan pasangan serta anak-anak Freeman dalam kondisi aman dan tidak menjadi korban penyanderaan.

Freeman diyakini membawa beberapa senjata api berdaya tembak tinggi. Polisi mengungkapkan, baku tembak terjadi ketika sepuluh petugas datang ke properti tersebut pada Selasa (26/8/2025) pagi untuk melaksanakan surat perintah penggeledahan.

Bentrok berlangsung selama beberapa menit, menewaskan seorang detektif berusia 59 tahun dan seorang polisi senior berusia 35 tahun. Sementara itu, seorang petugas lain yang mengalami luka serius telah menjalani operasi dan dipastikan dapat pulih.

Meski sempat ditembaki polisi, Freeman berhasil melarikan diri dengan berjalan kaki. Perburuan menjadi semakin sulit karena ia disebut menguasai keterampilan bushcraft (bertahan hidup di alam liar) dan mengenal medan lebih baik daripada polisi.

Menurut laporan harian The Age, Freeman menyebut dirinya sebagai warga negara berdaulat, merujuk pada gerakan ekstrem kanan yang menolak tunduk pada hukum pemerintah. Polisi menolak berkomentar terkait laporan tersebut.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan, meski klaim tersebut masih berupa tuduhan, ideologi ekstrem kanan dan gerakan warga negara berdaulat menjadi perhatian serius aparat keamanan. Badan intelijen Australia sebelumnya juga memperingatkan ancaman nyata dari kelompok tersebut.

Kasus ini mengingatkan publik pada insiden penembakan di Wieambilla, Queensland, pada Desember 2022, yang menewaskan dua polisi dan empat orang lainnya. Penembakan mematikan sendiri terbilang jarang terjadi di Australia, apalagi menelan korban jiwa dari kepolisian.

Australia sejak lama memiliki aturan ketat terkait senjata api. Setelah tragedi penembakan massal di Port Arthur, Tasmania, pada 1996 yang menewaskan 35 orang, pemerintah memberlakukan larangan senjata otomatis dan semi-otomatis.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.