- Home
- Internasional
- Putin Telepon Erdogan, Ungkap Syarat Rusia Hentikan Perang di Ukraina
Putin Telepon Erdogan, Ungkap Syarat Rusia Hentikan Perang di Ukraina
Admin
Senin, 07 Mar 2022 10:30
Presiden Rusia, Vladimir Putin berbicara melalui telepon dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan pada Minggu dan menyampaikan Rusia hanya akan menghentikan perang jika Ukraina berhenti bertarung dan permintaan Moskow dipenuhi. Demikian disampaikan Kremlin dalam pernyataannya.
Putin menyampaikan, operasi militer itu berjalan sesuai rencana dan jadwal, dan dia berharap negosiator Ukraina akan mengambil pendekatan yang lebih konstruktif dalam perundingan dan memperhitungkan realitas di lapangan.
Sementara itu, kantor kepresidenan Turki menyampaikan Erdogan menyerukan desakan gencatan senjata di Ukraina.
Dua kepala negara ini berbicara menjelang forum diplomatik di Turki pada 11-13 Maret di mana Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan timpalannya dari Ukraina akan menghadiri forum tersebut.
Turki berharap bisa mempertemukan kedua Menteri Luar Negeri tersebut.
"Gencatan senjata umum yang mendesak akan lebih mempermudah menemukan solusi politik dan menanggapi masalah kemanusiaan," jelas Erdogan, dikutip dari Al Arabiya, Senin (7/3).
Erdogan juga mendesak Putin agar mengizinkan pembentukan koridor kemanusiaan "mendesak" di Ukraina, mengatakan dia dan pemimpin Rusia bisa "membuka jalan perdamaian bersama-sama."
Dia juga menyampaikan kepada Putin bahwa Ankara "iap berkontribusi dengan berbagai cara yang memungkinkan menuju resolusi damai.
Media resmi Turki mengatakan pembicaraan telepon kedua pemimpin ini berlangsung selama satu jam.
Turki memilih cara halus dan seimbang dalam menanggapi perang Rusia-Ukraina. Di satu sisi, Turki adalah anggota NATO dan sekutu Ukraina. Di samping itu, Turki juga perlu meningkatkan hubungannya dengan Rusia karena sangat bergantung pada impor dari negara tersebut.
Erdogan telah menawarkan beberapa kesempatan untuk menjadi tuan rumah perundingan antara Kiev dan Moskow.