Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Putri Semata Wayang Bill-Hillary Clinton Pakai Uang Yayasan untuk Nikah

Internasional

Putri Semata Wayang Bill-Hillary Clinton Pakai Uang Yayasan untuk Nikah

Selasa, 08 Nov 2016 09:34
Barbara Kinney
Dari kiri ke kanan: Marc Mezvinsky, Hillary, Chelsea dan Bill Clinton.

NEW YORK – Wikileaks kembali membuka kartu capres Demokrat Hillary Clinton. Kali ini yang disasar adalah putri semata wayangnya, Chelsea Clinton. Usut punya usut, buah hati pasangan itu telah menyalahgunakan uang donasi yayasan amal keluarga untuk biaya pernikahannya.

Informasi itu didapat Wikileaks dari rangkaian surat elektronik (surel) atau e-mail John Podesta yang berjumlah 50 ribu. John Podesta yang sekarang menjabat sebagai ketua tim kampanye Hillary Clinton, diketahui bertukar pesan dengan Doug Band, asisten Bill Clinton dan membicarakan masalah tersebut.

BERITA REKOMENDASI

    Momen Kunci Pilpres AS 2016
    NYPD Kerahkan Penjagaan Terketat Sepanjang Sejarah Pilpres AS
    Daya Pikat Terakhir Hillary dan Trump

"Penyelidikan sedang dilakukan kepada Hillary soal dana kampanyenya. Salah satunya soal dana yayasan yang dipakai untuk pernikahan putrinya dan hidup mereka selama satu dekade (10 tahun terakhir). Saya harap Anda mau bicara pada Hillary untuk mengakhiri ini," ujar Band kepada Podesta, seperti dilansir dari Independent, Selasa (8/11/2016).

Tidak diketahui besarnya uang yayasan yang dipakai Chelsea untuk membiayai pernikahannya dengan Marc Mezvinsky pada 2012. Namun diketahui bahwa hal itu sempat menjadi objek penyelidikan saat Hillary hendak mencalonkan diri dalam pilpres empat tahun lalu.

Masih dalam surel lain yang dikirimkan kepada Podesta, Band menyalahkan Chelsea yang bermulut ember. Karena gara-gara dia menceritakan caranya mendapat uang untuk biaya nikah ke putri keluarga Bush, semua jadi terungkap.

"Chelsea membocorkan sendiri rahasianya kepada salah satu dari 43 anak keluarga (Presiden George HW Bush). Anak keluarga Bush ini kemudian memberitahu seseorang di dalam Partai Republik dan penyelidikan terhadap keuangan internal yayasan dimulai," tukasnya.

Sementara di dalam yayasan tengah dipusingkan dengan ulah Chelsea, putri capres Demokrat itu malah bertanya-tanya ke para staf tentang apa yang sedang terjadi. "Benar-benar tidak cerdas," pungkas Band.

"Anda menyempurnakan kemampuan anda untuk meremehkan seseorang," balas Podesta. (okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.