Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • RI-Thailand Sepakati Upaya Pembentukan Organisasi Antar-Pemerintah

Internasional

RI-Thailand Sepakati Upaya Pembentukan Organisasi Antar-Pemerintah

Kamis, 30 Mei 2019 14:10
Foto: Dok. Kementan
JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Thailand sepakat melakukan harmonisasi dan merajut kembali upaya pembentukan organisasi antar-pemerintah baru.

Kesepakatan tersebut dilakukan di sela-sela pertemuan tahunan UNESCAP ke-75 yang berlangsung pada 27-31 Mei 2019 di Bangkok, Thailand. Pada kesempatan tersebut, delegasi dari pemerintah dipimpin oleh Kabag Regional Yusral Tahir bertemu dengan Sekretariat United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) di Kantor Pusat UNESCAP, Bangkok.

Yusral menyatakan agenda pertemuan untuk merajut kembali upaya pembentukan organisasi antar-pemerintah itu dilakukan sebagai pengganti Center for Alleviation of Poverty through Sustainable Agriculture (CAPSA) yang mandatnya dipercayakan kepada Indonesia.

"Sebagai salah satu badan khusus di bawah PBB, UNESCAP mendapat mandat dari negara anggotanya untuk membantu Indonesia melakukan proses transisi terhadap CAPSA," ujar Yusril dalam keterangan tertulis, Kamis (30/5/2019).

Yusril turut mengungkapkan salah satu subsidiary body di bawah UNESCAP, mandat CAPSA, telah berakhir pada Juni 2018. Hal itu berdasarkan keputusan negara anggota di pertemuan tahunan ke-74 UNESCAP pada pertengahan 2018.

"Transisi CAPSA ini dipandang perlu oleh negara anggota. Upaya ini dalam rangka menyelaraskan tujuan organisasi dengan dinamika tantangan dan kebutuhan negara anggota," katanya.

Ia yakin CAPSA akan bertransformasi menjadi lembaga internasional antar-pemerintah bagi anggota CAPSA dan potensial untuk negara lainnya.

Sementara itu, Sekretariat UNESCAP Kaveh Zahedi menjanjikan empat tindak lanjut yang akan dilakukan oleh UNESCAP dalam membantu proses transisi CAPSA tersebut.

Pertama, semua aset dan keuangan akan diserahkan kepada organisasi baru. Namun sebelumnya harus sesuai prosedur yang ada di UNESCAP berdasarkan resolusi sidang ke-74. Kedua, terkait aspek keuangan eks CAPSA, pihak UNESCAP menjelaskan bahwa sisa anggaran eks CAPSA baru dapat dimanfaatkan jika telah terbentuk organisasi baru dan tidak ada toleransi atas kebijakan tersebut.

Ketiga, Sekretariat UNESCAP telah mengidentifikasi nama-nama tenaga ahli, baik dari Indonesia maupun dari negara lain yang memiliki pengalaman dalam pembentukan organisasi internasional sejenis. Keempat, Sekretariat UNESCAP akan mengirimkan daftar nama-nama focal point eks CAPSA untuk mempermudah Indonesia dalam membangun komunikasi baru dengan negara-negara eks CAPSA, hingga mendapatkan dukungan.

Sebagai informasi, keanggotaan CAPSA berasal dari Bangladesh, Kamboja, Malaysia, Pakistan, Papua New Guinea, Filipina, Sri Lanka, Thailand, dan Indonesia.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:58

    Antisipasi Kecurangan UTBK di UI, Peserta Berhijab Diperiksa Pakai Metal Detector

    DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Pihak panitia pun memperketat pengawasa

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:55

    Curhat Peserta UTBK SNBT 2026 di UI: Soal Lebih Susah dari Kisi-Kisi

    DEPOK - Peserta UTBK SNBT 2026 di Universitas Indonesia (UI) mulai merasakan tantangan dari soal-soal yang disajikan. Farhan Fuadi, salah satu peserta asal Jakarta, mengungkapkan bahwa tingk

  • Rabu, 22 Apr 2026 10:53

    Ulangi Strategi Gaza di Lebanon, Israel Bawa Timur Tengah Menuju “Perang Abadi”

    MADRID â€" Menteri Luar Negeri Spanyol menyatakan bahwa Israel menerapkan strategi militer yang sama di Lebanon Selatan sebagaimana di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa Israel tidak dapat mempertah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.