- Home
- Internasional
- Rekayasa Bom Palsu demi Rating, 7 Kru TV Ditangkap di Bandara AS
Internasional
Rekayasa Bom Palsu demi Rating, 7 Kru TV Ditangkap di Bandara AS
Minggu, 21 Jan 2018 10:51
Mereka diamankan petugas bandara setelah berupaya memfilmkan penyelundupan bom palsu melalui sistem keamanan bandara.
Pejabat transportasi mengatakan, insiden tersebut terjadi pada hari Kamis (18/1/2018) di Bandar Udara Internasional Liberty Newark, New Jersey, Amerika Serikat.
Petugas bandara menemukan sebuah tas berisi barang-barang dan bahan-bahan peledak improvisasi sebelum diperiksa oleh sistem keamanan.
Dilansir BBC, Jumat (19/1/2018), setelah diselidiki, kru TV tersebut berasal dari sebuah acara reality show yang diproduksi oleh rumah produksi Endemol Shine North America untuk CNBC.
Endemol Shine adalah rumah produksi yang melahirkan deretan reality show ternama seperti Big Brother, MasterChef dan Fear Factor.
Atas insiden itu, Endemol Shine mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan, pihaknya dan otoritas lokal tengah melakukan investigasi.
"Kami mohon maaf atas gangguan yang terjadi," tulis perusahaan yang berbasis di Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Endemol Shine membuat acara pertunjukan bernama Staten Island Hustle yang ditayangkan oleh CNBC.
Meski demikian, CNBC belum memberikan komentarnya terkait isu tersebut.
Ketujuh kru TV dilaporkan ingin merekayasa semua kejadian dan kepanikan yang terjadi di bandara.
Seperti acara reality show pada umumnya, mereka meminta sejumlah pihak untuk bekerja sama demi kelancaran acara mereka.
Saat diperiksa petugas bandara, mereka mengaku ingin memfilmkan diri mereka sendiri secara diam-diam, melewati pos pemeriksaan bandara dengan bomb palsu tersebut.
Selain itu, kru juga ingin merekam reaksi pejabat Administrasi Keamanan Transportasi Amerika Serikat atau Transportation Security Administration (TSA) dan kepanikan publik yang ditimbulkan, karena adanya pengumuman bandara terkait bom.
Padahal, perangkat itu hanya terbuat dari bagian penyedot debu dan kabel.
Kini, kru tersebut harus bertanggung jawab atas perbuatannya.
Mereka dituduh telah melakukan konspirasi untuk menyalakan alarm darurat.
Juru bicara urusan publik TSA, Lisa Farbstein, menegaskan ketujuh orang tersebut juga dikenakan hukuman perdata, dengan denda sebesar US$ 13.000 untuk setiap pelanggaran keamanan.
(liputan6.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener