- Home
- Internasional
- Ritual Aneh, Pria HIV Dibayar untuk Renggut Perawan Gadis
Internasional
Ritual Aneh, Pria HIV Dibayar untuk Renggut Perawan Gadis
Jumat, 22 Jul 2016 11:53
NSJANE - Seorang pria terinfeksi HIV di Malawi yang dijuluki sebagai "Hyena" dibayar 3 poundsterling atau sekitar Rp52 ribu untuk merenggut keperawanan gadis 12 tahun. Anehnya, tindakan asusila itu sebagai bagian dari upacara tradisional.
Pria itu bernama asli Eric Aniva, tinggal di Distrik Nsanje, di wilayah selatan yang terpencil di Malawi. Upacara tradisional "pembersihan" yang dia jalani itu mewajibkan seorang lelaki yang lebih tua berhubungan seksual dengan anak-anak.
Nama Hyena merupakan julukan yang disematkan kepada para pria yang menjalani upacara tradisional tersebut. Anak gadis yang dipaksa ikut upacara aneh itu harus mencapai pubertas.
Tak hanya itu, ritual "pembersihan" yang melibatkan Aniva juga termasuk melakukan hubungan badan dengan istri seorang pria yang meninggal sebelum istri itu bisa menguburnya. Wanita yang melakukan aborsi juga bakal menjalani hal serupa.
Jika gadis-gadis remaja di wilayah itu menolak, ada keyakinan penyakit atau musibah bisa menimpa keluarga atau desa mereka. Meski diklaim sebagai ritual "pembersihan", tetapi upacara itu bisa menyebarkan penyakit.
Aniva mengatakan bahwa dia tidak menginformasikan orang tua gadis itu bahwa dia memiliki penyakit menular seksual.
"Sebagian dari mereka yang gadis-gasis telah tidur dengan saya, gadis yang bersekolah. Beberapa gadis hanya berusia 12 atau 13 tahun, tapi saya lebih memilih mereka yang lebih tua," kata Aniva sebagaimana dikutip dari BBC, Jumat (22/7/2016).
"Semua gadis-gadis ini menemukan kesenangan memiliki saya sebagai 'hyena' mereka. Mereka benar-benar bangga dan memberitahu orang lain bahwa orang ini adalah pria sejati, dia tahu bagaimana untuk menyenangkan seorang wanita," lanjut Aniva.
Aniva mengaku dia adalah salah satu dari 10 "hyena" yang menjalani ritual di masyarakat. Dia juga mengaku dibayar 3 sampai 5 poundsterling oleh penduduk setempat untuk melakukan ritual.
Para gadis yang jadi korban ritual itu mengaku tak berdaya. "Tak ada lagi yang bisa saya lakukan. Saya harus melakukannya demi orang tua saya," kata seorang gadis, yang dikenal sebagai Maria. "Kalau saya menolak, anggota keluarga saya bisa diserang penyakit—bahkan mengalami kematian—jadi saya takut." (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener