Kamis, 30 Apr 2026

Rusia Tuduh Negara Barat Ciptakan Perang Dingin Baru

Senin, 15 Feb 2016 19:09
AFP

MUNICH – Lembaga monitor Internasional pada Sabtu, 13 Februari 2016, memaparkan kekerasan di wilayah timur Ukraina semakin memanas, akibat pemberontak pro-Rusia kembali ke garis depan dengan senjata berat.

Namun, pihak Rusia justru mengatakan itu sebuah fitnah yang disebabkan oleh negara-negara Barat yang menciptakan era Perang dingin baru.

Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menjelaskan hubungan Barat-Timur saat ini sudah mencapai ke tingkatan terciptanya Perang Dingin baru. Ia juga mengatakan NATO bersifat memusuhi dan tertutup terhadap Rusia.

"Terkadang saya berpikir apakah kita hidup di tahun 2016 atau 1962," kata Medvedev pada pidato di Munich Security Conference di Jerman, sebagaimana dilansir dari Reuters, Minggu (14/2/2016).

Dilaporkan, pemerintah Barat mengatakan mereka memiliki gambar satelit, rekaman dan beragam bukti bahwa Rusia menyediakan senjata terhadap pemberontak Ukraina. Bahkan, dikabarkan tentara Rusia ikut andil dalam pertempuran. Hingga saat ini, Rusia selalu menyangkal tuduhan ini.

Lamberto Zannier, kepala dari Organization for Security and Cooperation in Europe, yang terus memonitor wilayah timur Ukraina menjelaskan keadaan di sana sudah mulai kembali sulit.

"Kami berkali-kali melihat insiden yang mengarah kepada pelanggaran terhadap gencatan senjata (saat ini kondisi wilayah utara Ukraina masih dalam status gencatan senjata), ujar Zannier.

"Kami melihat beberapa kali senjata berat dikirimkan ke wilayah garis depan dan beberapa peluncur granat roket serta artileri juga digunakan disana," tambah Zannier.

Namun, Madvedev justru menuduh pemerintah Ukraina dan Barat mencoba menyalahkan aktivitas para pemberontak kepada pihak Rusia.

"Perjanjian Minsk (perjanjian yang dibuat setahun lalu untuk menekan konflik yang terjadi di utara Ukraina) harus diawasi oleh semua pihak. Tapi kami percaya seharusnya itu semua tergantung kepada otoritas Kiev (Ukraina)," jelas Medvedev

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.