- Home
- Internasional
- Satgas Kizi TNI terima Apresiasi dari Panglima Militer Fiji
Internasional
Satgas Kizi TNI terima Apresiasi dari Panglima Militer Fiji
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 29 Agu 2016 16:49
FIJI - Panglima Angkatan Militer Republik Fiji (RFMF), Rear Admiral Villiame Naupoto menyatakan rasa bangga dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah RI melalui Satgas Kizi TNI atas rekonstruksi bangunan sekolah Queen Victoria School yang hancur akibat Topan Winston.
Demikian diungkapkan Waasops Panglima TNI Laksma TNI Harjo
Susmoro saat meninjau pekerjaan yang dilakukan oleh Prajurit TNI Satgas
Kizi TNI AD beberapa waktu lalu di Suva, negara Fiji.
Menurut Laksma TNI Harjo Susmoro, bangunan sekolah Queen Victoria School
yang bernilai strategis tersebut, telah banyak meluluskan
pejabat-pejabat nasional di negara Fiji. "Sekolah tersebut mempunyai
nilai strategis, Indonesia termasuk yang paling cepat dalam memberikan
bantuan berupa pembangunan sekolah dan juga training room," jelasnya.
"Masyarakat Fiji sangat mengapresiasi, dengan jumlah pembangunan yang
banyak dan dikerjakan Kompi Zeni TNI AD dapat selesai dalam waktu tiga
bulan, masyarakat sangat puas dan sangat senang sehingga sekolah bisa
normal kembali," ujarnya.
Waasops Panglima TNI Laksma TNI Harjo Susmoro juga menambahkan
bahwasanya pembinaan teritorial prajurit TNI kepada masyarakat Fiji
sudah bagus, dan diterima masyarakat dengan baik, sehingga mereka sangat
senang dengan kedatangan Satgas TNI. "Hal ini dapat meningkatkan citra
Indonesia di kawasan negara Pasifik Selatan," tegasnya.
Terkait citra Bangsa Indonesia di negara Fiji yang dideskriditkan
Organisasi Papua Merdeka (OPM), Waasops Panglima TNI menegaskan bahwa
dengan kedatangan Satgas Kizi untuk membantu merenovasi bangunan yang
hancur akibat topan, masyarakat yang selama ini dibohongi oleh OPM,
mulai menyadari bahwa selama ini OPM memberikan informasi yang tidak
benar.
"Prajurit TNI, khususnya Kompi Zeni TNI AD saat melaksanakan renovasi,
ternyata mampu memberikan informasi yang positif dan berita yang benar
tentang Indonesia, pemerintah Fiji mengapresiasi keberadaan TNI," tegas
Laksma TNI Harjo Susmoro.
Selama ini masyarakat Fiji telah dipropaganda oleh United Liberation
Movement for West Papua (ULMWP). ULMWP menjadikan isu perbedaan etnis,
ras, dan agama untuk menarik suara dan bantuan dari negara-negara yang
tergabung dalam MSG. Fiji merupakan salah satu negara yang tergabung
dalam organisasi Melanesia Spearhead Group (MSG).
Hingga saat ini hubungan antara Indonesia dengan Fiji sangatlah baik.
Negara Fiji diharapkan dapat meredam pengaruh ULMWP atau Gerakan
Pembebasan Papua, yang selama ini melakukan propaganda untuk melepaskan
diri dari NKRI. (ded/rls)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener