Jumat, 03 Jul 2026

Internasional

Tepati Janji, Trump Perintahkan Bangun Tembok Perbatasan

Sumber: Okezone.com
Kamis, 26 Jan 2017 11:24
Reuters
Penjaga perbatasan berpatroli di tembok yang perbatasan AS-Meksiko di San Ysidro, California.
WASHINGTON-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan pembangunan tembok pembatas di perbatasan AS-Meksiko serta penjatuhan sanksi terhadap negara-negara bagian yang melindungi imigran ilegal. Sebelumnya, Trump telah mempertimbangkan untuk menata kembali sistem imigrasi dan kebijakan nasional AS.

Kurang dari sepekan setelah resmi menjabat sebagai presiden ke-45 AS, Donald Trump telah melakukan sejumlah gebrakan dan mengambil langkah untuk mewujudkan janji yang disampaikannya saat kampanye dahulu. Di hari pertama bekerja, konglomerat New York itu telah menandatangani perintah eksekutif untuk menarik AS dari perjanjian Kemitraan Trans Pasifik (TPP).

Kebijakannya kali ini ditujukan untuk menangkal serbuan imigran ilegal serta penyelundupan obat terlarang yang masuk ke AS melalui perbatasan Meksiko. Langkah ini juga memberi sinyal akan adanya tindakan tegas terhadap 11 juta imigran ilegal yang saat ini telah berada di AS.

Trump mengatakan, langkah ini juga akan membantu Meksiko untuk menangkal imigran ilegal dari negara-negara yang berada di selatan yang masuk ke AS melalui negara itu.

"Kami akan menstabilkan kedua sisi perbatasan dan kami juga mengerti bahwa perekonomian Meksiko yang kuat dan sehat sangat baik bagi AS," jelas Trump sebagaimana dilansir CNN, Kamis (26/1/2017).

Tembok tersebut nantinya diperkirakan akan membentang sepanjang 3.200 kilometer sepanjang perbatasan Meksiko-AS. Namun, belum diketahui dari mana dana pembangunan proyek yang nilainya ditaksir mencapai jutaan dolar itu.

Meski kebijakan Trump terkait imigrasi membuat para imigran khawatir, Ketua Parlemen AS, Paul Ryan merasa tidak ada yang perlu mereka cemaskan. Menurut Ryan, kebijakan tersebut hanya bertujuan untuk melindungi AS dari ancaman.

"Mereka tidak perlu khawatir. Kami berfokus pada keamanan fisik dari perbatasan, kami berfokus terhadap mereka yang datang untuk melukai, dari negara teroris dan hal semacam itu," ujarnya.
(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:12

    Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor