Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

Tepati Janji, Trump Perintahkan Bangun Tembok Perbatasan

Sumber: Okezone.com
Kamis, 26 Jan 2017 11:24
Reuters
Penjaga perbatasan berpatroli di tembok yang perbatasan AS-Meksiko di San Ysidro, California.
WASHINGTON-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan pembangunan tembok pembatas di perbatasan AS-Meksiko serta penjatuhan sanksi terhadap negara-negara bagian yang melindungi imigran ilegal. Sebelumnya, Trump telah mempertimbangkan untuk menata kembali sistem imigrasi dan kebijakan nasional AS.

Kurang dari sepekan setelah resmi menjabat sebagai presiden ke-45 AS, Donald Trump telah melakukan sejumlah gebrakan dan mengambil langkah untuk mewujudkan janji yang disampaikannya saat kampanye dahulu. Di hari pertama bekerja, konglomerat New York itu telah menandatangani perintah eksekutif untuk menarik AS dari perjanjian Kemitraan Trans Pasifik (TPP).

Kebijakannya kali ini ditujukan untuk menangkal serbuan imigran ilegal serta penyelundupan obat terlarang yang masuk ke AS melalui perbatasan Meksiko. Langkah ini juga memberi sinyal akan adanya tindakan tegas terhadap 11 juta imigran ilegal yang saat ini telah berada di AS.

Trump mengatakan, langkah ini juga akan membantu Meksiko untuk menangkal imigran ilegal dari negara-negara yang berada di selatan yang masuk ke AS melalui negara itu.

"Kami akan menstabilkan kedua sisi perbatasan dan kami juga mengerti bahwa perekonomian Meksiko yang kuat dan sehat sangat baik bagi AS," jelas Trump sebagaimana dilansir CNN, Kamis (26/1/2017).

Tembok tersebut nantinya diperkirakan akan membentang sepanjang 3.200 kilometer sepanjang perbatasan Meksiko-AS. Namun, belum diketahui dari mana dana pembangunan proyek yang nilainya ditaksir mencapai jutaan dolar itu.

Meski kebijakan Trump terkait imigrasi membuat para imigran khawatir, Ketua Parlemen AS, Paul Ryan merasa tidak ada yang perlu mereka cemaskan. Menurut Ryan, kebijakan tersebut hanya bertujuan untuk melindungi AS dari ancaman.

"Mereka tidak perlu khawatir. Kami berfokus pada keamanan fisik dari perbatasan, kami berfokus terhadap mereka yang datang untuk melukai, dari negara teroris dan hal semacam itu," ujarnya.
(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.