Liputan6.com
Polisi menemukan mayat Sarah Gatt yang sudah meninggal selama delapan bulan di bathtub, di rumahnya di Kensington, Melbourne, Australia, Januari 2018. (Victoria Police)
Melbourne - Polisi di kota Melbourne, Australia,
melaporkan bahwa jasad seorang wanita ditemukan di kamar mandi sebuah
rumah. Kondisinya mengenaskan, karena telah terurai parah.
Ironis, padahal di rumah itu juga ditinggali penghuni lain, tapi jenazah korban dibiarkan begitu saja
Polisi mengungkapkan, jasad itu diidentifikasi bernama Sarah Gatt,
wanita berumur 40 tahun dan ibu dari empat anak. Tubuhnya terbujur kaku
di kamar mandi rumah, di kawasan Kensington, Australia, selama delapan bulan lamanya. Polisi baru menemukannya pada bulan Januari 2018.
Diperkirakan Gatt telah tewas antara tanggal 20 sampai 24 April 2017.
Jasadnya ditemukan secara tidak sengaja oleh polisi yang sedang
mengunjungi tetangga Gatt, di area yang sama, pada tanggal 3 Januari
2018. Ketika itu, polisi mencium bau tidak sedap.
Inspektur Detektif Tim Day mengatakan, ada pihak yang sengaja
menyembunyikan jasad Gatt di dalam rumahnya yang terletak di pinggiran
kota South-eastern Sydney, New South Wales, Australia, membuatnya seolah-olah masih hidup.
"Ada bukti jelas di lokasi kejadian, yang mana menunjukkan upaya
pelaku menutup-nutupi jenazah Sarah Gatt di apartemen tersebut." kata
Tim Day, seperti dikutip dari Australia Plus, Selasa (12/3/2018).
"Apa yang sebenarnya terjadi, saya belum bisa memberikan rinciannya."
Keluarga Sarah Gatt, yang sudah kehilangan kontak sejak lama,
mengatakan, kehidupan Gatt berubah drastis ketika dia mulai mengkonsumsi
narkoba sejak remaja.
Namun ibu angkatnya, Cheryl Gatt, menyatakan bahwa tidak sepantasnya
Gatt menerima nasib seperti itu. "Tidak seorang pun yang harus mengalami
nasib seperti itu." tandasnya
Polisi sudah memeriksa lima orang bulan Januari 2018, namun mereka belum dikenakan tuduhan apapun.
Tim Day menambahkan, kelima orang tersebut kenal dengan Sarah Gatt, di mana Gatt sebelumnya juga pernah berurusan dengan polisi.
Seseorang dilaporkan menghuni tempat kejadian perkara secara berkala,
saat jasad Gatt ada di dalamnya, dan para detektif mengetahui apa yang
terjadi di sana.
"Seperti teka-teki, kami sekarang sedang mencari jawaban atas apa
yang terjadi, sehingga kami memiliki gambaran lengkap," jelas Day.
Tidak seorang pun di antara empat anak Gatt yang tinggal bersamanya ketika dia meninggal.
Polisi sedang mencari saksi yang melihat orang-orang yang masuk dan
keluar dari rumah itu sejak Gatt tewas. Mereka juga ingin mengetahui
siapa saja yang mendapat berita bahwa Gatt masih hidup setelah tanggal
20 April.
(Liputan6.com)
Internasional