Rabu, 05 Agu 2026
- Home
- Internasional
- Tuding AS dan Israel di Balik Krisis Imigran Spanyol, Iran Sebut Ada Strategi Hukuman
Internasional,
Tuding AS dan Israel di Balik Krisis Imigran Spanyol, Iran Sebut Ada Strategi Hukuman
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 05 Agu 2026 09:09
JAKARTA - Iran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik krisis perbatasan yang sedang melanda Ceuta, Spanyol. Teheran menyebut gelombang kedatangan puluhan ribu imigran dari Maroko tersebut merupakan operasi terorganisasi untuk menghukum Madrid yang berani menentang kebijakan Washington dan Tel Aviv terkait perang di Gaza serta serangan terhadap Iran.
Melalui Kedutaan Besar Iran untuk Kenya, tuduhan tersebut dijabarkan dengan menyebut AS dan Israel sengaja mengatur penyeberangan massal imigran. Operasi ini dinilai berkoordinasi dengan otoritas negara tetangga sebagai wujud strategi guna menekan negara-negara yang menolak sejalan dengan agenda politik mereka.
Krisis ini bermula ketika sekitar 60.000 imigran yang mayoritas berasal dari Maroko nekat menerobos masuk ke wilayah Ceuta sejak Kamis hingga Sabtu pekan lalu. Lonjakan eksodus yang setara dengan 70 persen total populasi Ceuta tersebut membuat otoritas setempat kewalahan. Sebagian besar dari para imigran dilaporkan menempuh jalur laut dengan cara berenang untuk melintasi perbatasan.
Teheran memandang krisis perbatasan ini bukan sekadar fenomena migrasi biasa. Gelombang tersebut dinilai sebagai operasi rancangan yang turut memberikan keuntungan politik bagi kelompok sayap kanan ekstrem di daratan Eropa, sekaligus merusak stabilitas Spanyol.
"Kekaisaran (AS) tidak pernah menoleransi pembangkangan," sebut pernyataan resmi Iran seperti dikutip dari laporan RT, Selasa (4/8/2026).
Insiden perbatasan Maroko-Spanyol ini telah memakan sedikitnya 86 korban jiwa. Kebanyakan korban dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat menyeberangi lautan atau terinjak-injak di tengah kerumunan yang berusaha menembus pos pemeriksaan perbatasan.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan bantahan atau tanggapan resmi dari pihak pemerintah AS maupun Israel atas tudingan Teheran tersebut. Kendati demikian, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon sempat melontarkan kecaman terhadap cara otoritas Spanyol dalam menangani krisis perbatasan tersebut.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/tuding-as-dan-israel-di-balik-krisis-imigran-spanyol-iran-sebut-ada-strategi-hukuman.html
komentar Pembaca